Mentan Pastikan Program Hortikulturan Masih Berjalan
Jum'at, 15 Agustus 2014 - 22:25 WIB
Mentan Pastikan Program Hortikulturan Masih Berjalan
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian Suswono mengatakan, untuk program semua komoditas termasuk hortikultura, masih tetap menjadi program yang terus berjalan.
"Cuma ini kan lebih kepada tiga komoditas yaitu padi, jagung dan kedelai karena masih memerlukan perhatian. Kalau kaitan dengan produksi pastinya semua komoditas, termasuk hortikultura tetap menjadi progam," ungkapnya usai penyampaian nota keuangan di Jakarta, Jumat (15/8/2014).
Untuk lahannya sendiri, 500.000 ha lahan untuk kedelai asumsinya luas lahan itu terwujud atau tersedia dan bisa fokus, berarti memang lahannya untuk kedelai.
"Misalnya 2 kali panen aja kan bisa menambah 1 juta ton. Asumsinya seperti itu. Dengan produksi 1,3 juta ton atau 1,5 juta ton kan bisa menambah produksi yang real sekitar 800 ribu ton, jadi bisa 2 juta ton," ungkapnya.
Suswono menambahkan, itu yang jadi pertimbangannya namun kalau lahannya tersedia dan harganya menarik buat petani. Mengenai lahannya sendiri, Suswono menjelaskan ada beberapa tempat yang potensial.
"Dulu kan Aceh sentra kedelai, di sana masih punya area-area wilayah yang potensial buat kedelai. Kemudian NTB juga memungkinkan dan di Jawa sendiri masih banyak seperti di area Jawa Timur," paparnya.
"Cuma ini kan lebih kepada tiga komoditas yaitu padi, jagung dan kedelai karena masih memerlukan perhatian. Kalau kaitan dengan produksi pastinya semua komoditas, termasuk hortikultura tetap menjadi progam," ungkapnya usai penyampaian nota keuangan di Jakarta, Jumat (15/8/2014).
Untuk lahannya sendiri, 500.000 ha lahan untuk kedelai asumsinya luas lahan itu terwujud atau tersedia dan bisa fokus, berarti memang lahannya untuk kedelai.
"Misalnya 2 kali panen aja kan bisa menambah 1 juta ton. Asumsinya seperti itu. Dengan produksi 1,3 juta ton atau 1,5 juta ton kan bisa menambah produksi yang real sekitar 800 ribu ton, jadi bisa 2 juta ton," ungkapnya.
Suswono menambahkan, itu yang jadi pertimbangannya namun kalau lahannya tersedia dan harganya menarik buat petani. Mengenai lahannya sendiri, Suswono menjelaskan ada beberapa tempat yang potensial.
"Dulu kan Aceh sentra kedelai, di sana masih punya area-area wilayah yang potensial buat kedelai. Kemudian NTB juga memungkinkan dan di Jawa sendiri masih banyak seperti di area Jawa Timur," paparnya.
(gpr)
Lihat Juga :