Petani Sulit Keluar dari Jeratan Kemiskinan

Sabtu, 16 Agustus 2014 - 20:49 WIB
Petani Sulit Keluar...
Petani Sulit Keluar dari Jeratan Kemiskinan
A A A
JAKARTA - Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangkan, Hasto Kristianto mengungkapkan, keterpurukan sektor pertanian menjadikan para petani semakin sulit keluar dari jerat kemiskinan.

Dia menyebutkan, selain harus menghadapi penyempitan lahan dan beralih profesi menjadi petani penggarap, masuknya produk-produk impor membuat produk pertanian lokal sulit bersaing.

Menurut Hasto, Indonesia butuh pemerintah yang kuat dan memiliki keberpihakan lebih besar terhadap sektor pertanian. Selama ini pertanian tidak digarap secara serius, dan bahkan semakin tergantung dengan produk-produk impor.

"Setiap tahun anggaran pertanian semakin kecil. Dalam RAPBN 2014 alokasi anggaran untuk Kementerian Pertanian hanya 2,5%, atau Rp 15,47 triliun. Padahal, untuk subsidi BBM yang banyak terbuang di jalanan anggarannya mencapai Rp 210,7 triliun. Kondisi pertanian kita sangat memprihatinkan. Karena itu butuh revolusi," ujar Hasto di Jakarta, Sabtu (16/8/2014).

Saat ini, luas lahan pertanian kian menyempit, laju tahunan konversi lahan baru 110.000 ha per tahun atau dua kali lebih luas daripada target pencetakan sawah baru sekitar 60.000 ha per tahun. Kemampuan cetak sawah yang terbatas, maka lahan pertanian Indonesia seluas 7,75 juta ha akan habis dalam 65 tahun mendatang.

Kehidupan petani pun terjepit. Akses permodalan tidak gampang. Penyaluran KUR untuk sektor pertanian hanya Rp2,475 triliun (15,0%) dari total volume kredit KUR tahun 2009 sebanyak Rp16,450 triliun. Kredit tersebut diterima oleh 231.193 petani (10%) dari sebanyak 2.301.575 debitur KUR dengan plafon kredit rata-rata Rp10,71 juta per petani.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
8 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
8 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
8 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
8 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
8 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
9 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved