One Asia Alokasikan Rp1,7 T untuk Proyek Emas di Gorontalo

Minggu, 17 Agustus 2014 - 13:07 WIB
One Asia Alokasikan...
One Asia Alokasikan Rp1,7 T untuk Proyek Emas di Gorontalo
A A A
JAKARTA - Perusahaan pertambangan emas, One Asia Resources Limited (One Asia) telah mendapatkan persetujuan dari Macquarie Bank Limited Australia untuk menyuntikkan dana modal sebesar USD150 juta atau setara dengan Rp1,7 triliun, untuk membiayai pengembangan proyek Pani Gold, yang berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara.

Tidak dalam kondisi berutang, One Asia memiliki modal kerja yang positif, dan suntikkan dana ini telah dipersiapkan untuk melanjutkan pengembangan proyek Pani.

Tokoh masyarakat Gorontalo sekaligus mantan Gubernur Gorontalo yang baru saja terpilih sebagai anggota DPR RI mewakili propinsi Gorontalo, Fadel Muhammad, mengatakan, pihaknya menyambut gembira atas perkembangan terbaru dari One Asia Resources.

"Karena hal ini merupakan harapan saya sejak tahun 2006 yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan eksplorasi sampai dengan produksi di wilayah Pani tersebut," kata Fadel dalam rilisnya, Minggu (17/8/2014).

Dengan demikian, kedepannya Pohuwato tidak saja menjadi lumbung pangan tetapi juga sebagai wilayah pertambangan emas yang terencana dengan baik sehingga memberi manfaat maksimal kepada masyarakat Gorontalo khususnya masyarakat Pohuwato.

"Kami juga senang melihat program CSR yang dilakukan oleh One Asia karena memberi dampak pada masyarakat sekitar," lanjut Fadel.

Hal senada ditegaskan CEO of One Asia Resources, Adrian Rollke, bersama dengan dukungan para tokoh Gorontalo dan masyarakat setempat, pihaknya berkomitmen untuk menjalankan proyek penambangan Pani Gold semaksimal mungkin untuk kepentingan bersama.

Proyek Pani Gold berdasarkan Izin Usaha Pertambangkan (IUP) milik KUD Dharma Tani Marisa (KUD), yang telah memiliki perjanjian kerjasama dengan One Asia untuk mengembangkan tambang emas dan meningkatkan kesejahteraan bagi anggota KUD maupun bagi masyarakat sekitar.

One Asia saat ini sedang menjalankan diskusi dengan Ketua KUD baru yang terpilih secara sah, Lisna Alamri, untuk menjalankan proyek ini hingga mencapai tahap produksi bersama KUD. Karyawan One Asia sudah berada di situs proyek Pani untuk menjalankan aktivitas lapangan.

Pada bulan November 2011, setelah menyelesaikan semua proses perizinan, One Asia telah membangun mining camp dan sudah memulai pengeboran di proyek Pani Gold. Pengeboran dimulai pada Juni 2012 dan selesai di Desember 2013. Serangkaian pengujian, termasuk pengujian geologi dan teknis, telah dilakukan.

Sementara uji kelayakan AMDAL saat ini sudah dalam proses penyelesaian. Sampai tanggal 31 Desember 2013, One Asia telah menghabiskan dana sebesar USD11 juta (Rp120 miliar).

Berkat komitmen dan kerja kerasnya, bersama dengan KUD, One Asia Resource degan bangga mengumumkan JORC Resource dari Proyek Pani Gold sebesar 1,88 juta ons emas. One Asia berencana memulai konstruksi tambang pada 2015, dengan produksi emas rata-rata sebesar 150.000 ons per tahun produksi diperkirakan mencapai USD150 juta.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
22 menit yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
1 jam yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
12 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
13 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved