Karen Hadapi Dilema Inkonsistensi Pemerintah

Senin, 18 Agustus 2014 - 21:23 WIB
Karen Hadapi Dilema...
Karen Hadapi Dilema Inkonsistensi Pemerintah
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan akan mengundurkan diri dari jabatannya sejak tanggal 1 Oktober 2014 mendatang. Orang nomor satu di BUMN minyak dan gas (Migas) ini telah mengajukan surat ke pemerintah dalam hal ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) per tanggal 13 Agustus 2014 lalu.

Menanggapi hal itu Pengamat BUMN Said Didu menilai, srikandi pertama di Pertamina itu menghadapi dilema lantaran ketidakprofesionalan pemerintah, serta tidak adanya konsistensi dan kepastian.

"Contoh subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak). Kadang-kadang pemerintah mengatakan harus ada pembatasan, tau-tau tidak jadi lagi. Konsep RFID misalnya, kebanyakan proyek pembatasan yang dilakukan," ujar dia kepada Sindonews, Senin (18/8/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, tentang kenaikan harga gas elpiji 12 kilogram (kg) yang secara hukum apabila tidak dinaikkan, Pertamina akan terkena pidana.

"Secara hukum apabila tidak dinaikkan maka biro Pertamina kena pidana. Pemerintah hanya mengimbau, sehingga tidak ada kepastian hukum. Banyak contoh," imbuh dia.

Said melanjutkan, Pertamina ingin mengelola Blok Migas secara profesional, namun nyatanya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim bahwa perusahaan berpelat merah tersebut tak mampu.

"Jadi saya pikir Bu Karen dia tidak bisa lagi memimpin Pertamina dengan kebijakan seperti itu," sebutnya.

Mengenai kriteria pengganti Karen, dia menegaskan bahwa Dirut Pertamina yang baru harus memiliki tiga kriteria priortas yang selama ini dimiliki oleh orang nomor satu di Pertamina.

"Saya katakan bahwa biro Pertamina harus memiliki tiga sekaligus persyaratan utama, yaitu memenuhi kompetensi, integritas tinggi, dan dia berani menegaskan yang dianggap benar oleh perusahaan," tandas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
22 menit yang lalu
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
43 menit yang lalu
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
9 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
10 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
10 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved