SBY dan Jokowi Diminta Koordinasi Kenaikan Harga BBM

Jum'at, 22 Agustus 2014 - 13:34 WIB
SBY dan Jokowi Diminta...
SBY dan Jokowi Diminta Koordinasi Kenaikan Harga BBM
A A A
JAKARTA - Pengamat Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden definitif Joko Widodo (Jokowi) melakukan koordinasi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Hal ini dilakukan untuk menciptakan ruang fiskal bagi pemerintahan kabinet selanjutnya.

"Inisiatif harus dilakukan antara Presiden SBY dan Presiden definitif melakukan pembicaraan mengurangi beban subsidi energi khususnya pada BBM," kata Faisal di Jakarta, Jumat (22/8/2014).

Menurut dia, usulan kenaikan harga BBM bersubsidi dapat dilakukan oleh pemerintahan SBY dimulai dengan menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar Rp1.500. Selanjutnya kenaikan BBM bersubsidi dapat dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi sebesar Rp1.000-1.500 pada Februari 2015.

"Jadi sekarang bisa dimulai kenaikan sebesar Rp1.500. Kemudian pada Februari 2015 kembali naikkan sebesar Rp1.000-1.500," ujar Faisal.

Dikatakannya, inisiatif kenaikan harga BBM bersubsidi saat ini tidak bisa dilakukan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR. Semua mekanisme perlu langkah inisiatif dari pemerintah saat ini.

"Jadi inisiatif dari pemerintah dulu kemudian dibawa ke DPR dan diputuskan di Banggar. Karena ini langkah awal saya pikir dampak inflasi juga tidak besar," ujar dia.

Faisal memperkirakan dampak inflasi kenaikan harga BBM bersubsidi tahun ini hanya mencapai 7%. Sehingga jauh lebih baik bila pemerintah saat ini berkorban untuk membuat ruang gerak dalam menyehatkan anggaran bagi kesejahteraan rakyat.

Di sisi lain, Faisal meminta adanya penyediaan BBM di dalam negeri, pemerintah tak lagi fokus dalam proyeksi kebutuhan. Pemerintah wajib mematok subsidi BBM tanpa menghilangkan konsep dari subsidi itu sendiri.

"Patok saja sekian triliun. Kemudian pemerintah bisa buat konsep naik turunkan harga BBM ke rakyat," tutup Faisal.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
26 menit yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
1 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
2 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
2 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
4 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved