Pengamat Lelah Kritisi Kebijakan Pembatasan BBM

Kamis, 28 Agustus 2014 - 18:04 WIB
Pengamat Lelah Kritisi...
Pengamat Lelah Kritisi Kebijakan Pembatasan BBM
A A A
JAKARTA - Wakil Direktur ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengaku sudah lelah mengkritisi kebijakan pemerintah terkait program pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

"Program pembatasan sejak 2005 kami sudah sampaikan itu tidak efektif. Kami terus evaluasi sampai 2008. 2009 akhirnya dinaikkan harga. Itu tidak efektif," katanya, Kamis (28/8/2014).

Dia menilai, kebijakan yang paling efektif dalam rangka menekan subsidi BBM adalah menaikkan harga. Namun, masalahnya tidak ada keberanian melakukan kebijakan itu.

"Masalahnya tidak ada keberanian. Kalau kebijakan pembatasan BBM itu sudah ditutup saja," ujarnya.

Namun anehnya, lanjut dia, program kebijakan pembatasan BBM bersubsidi sudah tahu tidak efektif masih terus dilanjutkan. Padahal, jika ditengok kenaikan harga menjadi solusi jangka panjang mengatasi masalah subsidi BBM.

"Kalau program pembatasan BBM ini hanya kebijakan pemanis jangka pendek saja, terus menyebabkan kencing manis. Lama-lama kalau sudah kronis diamputasi," tutur dia.

Artinya, kata Komaidi, program pembatasan BBM bersubsidi hanya bertujuan jangka pendek yang lambat laun memperparah pos anggaran APBN.

"Lambat laun tidak ada pos dan pengeluaran lain infrastruktur, karena kemudian hanya dialokasikan ke subsidi BBM," ungkapnya.

Dia juga menilai setiap pemerintah baik lama maupun baru akan dihadapkan pada masalah sama, yakni membengkaknya angggaran subsidi BBM. Tinggal apakah pemerintah akan berani menaikkan harga BBM atau hanya tetap melakukan program populis tapi pada akhirnya membuat penyakit kronis di masa depan.

"Tergantung pemerintah berani atau tidak menaikkan harga BBM," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved