Pengamat: Newmont Wajib Patuhi UU Minerba

Minggu, 31 Agustus 2014 - 11:50 WIB
Pengamat: Newmont Wajib...
Pengamat: Newmont Wajib Patuhi UU Minerba
A A A
JAKARTA - Pengamat minyak dan gas (migas) Kurtubi mengatakan, jika PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) bersikukuh tidak mencabut gugatannya terhadap pemerintah Indonesia ke pengadilan internasional, maka sangat besar kemungkinannya akan kalah dan bangkrut.

"Ya kalau Newmont nekat mengajukan Indonesia ke arbitrase, maka sangat berpotensi sekali Newmont akan kalah dan bisa selesai kontraknya dengan Indonesia," ujar dia saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (31/8/2014).

Dia beranggapan, Newmont akan mengalami putus kontrak karena melanggar UU No 4/2009 tentang Mineral dan Batu Bara (Minerba) yang mewajibkan perusahaan tambang membangun smelter paling lambat 5 tahun sejak di berlakukannya UU tersebut.

"Jadi UU negara harus di taati oleh perusahaan tersebut. Memang di dalam kontrak karya tidak disebut secara eksplisit tentang mengolah bahan mentah di Indonesia. Tapi UU mengatakan dengan tegas harus diolah di Indonesia," ujarnya.

Kurtubi mengumpamakan, jika Newmont ternyata menang di arbitrase tersebut, maka rakyat Indonesia semuanya bisa marah dan tidak terima terhadap keputusan itu.

"Kenapa saya katakan marah? Karena Undang-Undang negara kita yang merdeka ini diabaikan," pungkas dia.

Seperti diketahui NNT baru-baru ini mencabut gugatannya terhadap Indonesia dari pengadilan internasional.

(Baca: Newmont Akhirnya Cabut Gugatan Arbitrase ke Indonesia)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Peduli Bencana NTT,...
Peduli Bencana NTT, Anies Posting Nomor Rekening Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Pengumpul Donasi
Tambah Kapasitas Konsentrat,...
Tambah Kapasitas Konsentrat, Amman Mineral Anggarkan Rp23 Triliun
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved