Minyak WTI Turun dari Kenaikan Terpanjang 6 Bulan

Senin, 01 September 2014 - 14:49 WIB
Minyak WTI Turun dari...
Minyak WTI Turun dari Kenaikan Terpanjang 6 Bulan
A A A
SEOUL - Minyak West Texas Intermediate (WTI) hari ini turun setelah kenaikan terpanjang dalam 6 bulan sejak Februari lalu, karena produksi minyak OPEC meningkat ke level tertinggi. Sementara Brent North Sea tetap stabil.

Komoditas berjangka melemah sebanyak 0,3% di New York, sebagai penurunan pertama dalam lima hari. Berdasarkan survei Bloomberg, organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) meningkatkan output sebanyak 891.000 barel per hari menjadi 31 juta pada Agustus 2014.

Lantai perdagangan di AS akan ditutup berkenaan libur Hari Buruh. "Ini bukan kejutan mengingat kenaikan yang kita lihat selama dua sesi perdagangan terakhir," kata Michael McCarthy, ahli strategi utama di CMC Markets di Sydney, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (1/9/2014).

"Ini merupakan pola perdagangan global untuk beberapa minggu terakhir, di mana kita cenderung membalikkan posisi yang kita lihat di sesi AS sebelumnya," tambah dia.

WTI untuk pengiriman Oktober turun sebanyak 33 sen menjadi USD95,63 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan berada di USD95,65, pada pukul 03.55 waktu Seoul.

Transaksi akan memesan besok untuk penyelesaian. Volume semua berjangka yang diperdagangkan sekitar 54% di bawah rata-rata 100 hari. Harga melemah 2,3% pada Agustus dan turun 2,8% tahun ini.

Brent untuk pengiriman Oktober lebih rendah 21 sen pada USD102,98 per barel di bursa saham berjangka ICE Futures Europe, London. Minyak mentah patokan Eropa itu diperdagangkan dengan premi sebesar USD7,33 untuk WTI, dibandingkan dengan USD7,23 pada 29 Agustus.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
6 Negara Arab yang Kaya...
6 Negara Arab yang Kaya Raya karena Memiliki Ladang Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved