AUM Reksa Dana Hanya Tumbuh 9% dalam 8 Bulan

Rabu, 03 September 2014 - 16:51 WIB
AUM Reksa Dana Hanya...
AUM Reksa Dana Hanya Tumbuh 9% dalam 8 Bulan
A A A
JAKARTA - Analis Millenium Danatama Asset Management Desmon Silitonga mengungkapkan, meski secara nominal nilai total dana kelolaan (asset under management/AUM) produk reksa dana terus membesar, namun jika dicermati pertumbuhannya tidak besar.

Sejak Januari-Agustus 2014 AUM reksa dana hanya tumbuh sekitar 9%. Dia memprediksi, sampai akhir 2014 proyeksi moderat kemungkinan AUM produk reksa dana tumbuh sekitar 10%-12%.

"Tantangan ekonomi global dan domestik sepanjang tahun ini masih cukup berat, apalagi di tengah perlambatan pertumbuhan," ujarnya kepada Koran Sindo, Rabu (3/9/2014).

Potensi risiko juga masih bisa mengintai, khususnya terkait pada pengetatan kebijakan moneter AS yang akan membuat perubahan konfigurasi pasar keuangan yang nantinya juga berimbas pada produk-produk reksa dana.

Meski demikian, minat publik untuk berinvetasi di reksa dana masih tetap terjaga, khususnya dari investor institusi.

Desmon mengungkapkan, kenaikan AUM tidak terlepas dari sentimen politik Pilpres. Namun, ini tidak menjadi faktor yang mendominasi, mengingat hasil pilpres sudah diketahui sejak Juli dan adanya potensi gugatan.

Kenaikan AUM ini lebih didorong oleh kondisi makro ekonomi Indonesia yang relatif stabil. Serta kondisi ekonomi global yang sentimennya sepanjang Agustus tidak terlalu mendorong IHSG melaju.

Bahkan, lanjut dia, dengan return 1,8% dan demikian juga dengan kondisi pasar SUN yang terbilang relatif stabil dan terjaga.

"Dorongan kenaikan AUM ini juga tidak terlepas dari sejumlah Manager Investasi yang mampu mencatatkan kinerja return produk reksa dana cukup baik. Akhirnya mendorong investor, khususnya dari institusi untuk melakukan up size dari investasi yang mereka miliki," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
3 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
3 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
4 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
4 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved