Lima Solusi Hemat Anggaran Selain Menaikkan BBM

Selasa, 09 September 2014 - 17:03 WIB
Lima Solusi Hemat Anggaran...
Lima Solusi Hemat Anggaran Selain Menaikkan BBM
A A A
JAKARTA - Menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bukanlah suatu kebijakan yang populis yang bisa diambil pemerintah. Sebab, kebijakan tersebut dinilai akan memberatkan masyarakat kecil.

Lantas adakah solusi lain yang bisa ditempuh pemerintahan baru selain menaikkan harga BBM?

Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy mengaku memiliki lima solusi yang bisa ditempuh Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) untuk menghemat anggaran.

Pertama, memperbaiki tingkat kepatuhan pajak yang rendah. Dengan memberikan kesempatan perusahaan untuk melakukan strategi transfer pricing.

"Jangan biarkan restitusi pajak/manipulasi pajak. Maka penerimaan akan meningkat. Saat yang sama anda akan habis-habisan meningkatkan PNBP, saat yang sama akan meningkatkan perbaiki kinerja BUMN. Jangan dikelola orang yang bicara kepentingan kelompok tertentu," jelasnya di The Acacia Hotel Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Kedua, pemerintah bisa melakukan optimalisasi belanja. Sebab menurutnya, banyak belanja yang terbilang sia-sia.

"Ada over planning buka peluang dan supaya terlihat belanja akan buat proyek-proyek itu kelihatan di situ. Untuk ngapain? Ngapain perjalan dinas dan buat seminar kalau bisa di ruangan tertentu? Ngapain studi banding kalau cukup internet? Ngapain buat beli mobil mewah buat menteri. Katakan kelas medium saja cukup. Itu kan kelihatan," terangnya.

Menurutnya, tidak perlu bicara kemewahan jika Indonesia hanya memiliki ruang fiskal yang sempit. Namun pada saat yang sama tidak memiliki kesadaran untuk optimalisasi ruang belanja.

"Saat yang sama anda enggak mampu geser dari demand site jadi supply site. Gitu lho melihatnya. Jadi buat saya, jangan melihat solusi jangka pendek," tutur dia.

Ketiga, lifting minyak Indonesia masih bisa dinaikkan, dan mengurangi produksi untuk automotif.

"Bilang ke industri automotif, bilang berhenti produksi di Jawa, mesti (produksi) di luar. Berhenti orientasi ke pasar domestik, anda mesti di luar. Kan bisa katakan seperti itu. Kurangi untuk produksi automotif," tegasnya.

Keempat, konversi dari BBM ke bahan bakar gas (BBG), juga bisa dilakukan Jokowi. Sebab, ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berhasil membuka SPBG dalam rangka memperbaiki penyerapan BBG.

"Pada saat yang sama perbaiki lalu lintas, lalu lintasnya membaik. Konversi dilakukan dan trasnportasi dilakukan," ucap dia.

Solusi kelima yaitu mengganti power plant yang menggunakan solar sebesar 8,75%. "Kasus Bali diatasi. Kasus Bali 700 MW (megawatt) pakai solar. Itu part of battle of bussiness, itu bagian dari bisnis para petinggi. Pasok gas dong, kenapa solar?" pungkas Ichsanuddin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved