Penerimaan Negara Diusulkan Terpisah dari Kemenkeu

Rabu, 10 September 2014 - 18:12 WIB
Penerimaan Negara Diusulkan...
Penerimaan Negara Diusulkan Terpisah dari Kemenkeu
A A A
JAKARTA - Anggota Tim Transisi Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) Andy Wijayanto mengusulkan kepada Presiden terpilih, Jokowi untuk membentuk badan khusus yang menangani penerimaan pajak dan negara.

Dia menuturkan, badan tersebut haruslah berada di luar Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yaitu Badan Otoritas Pajak dan Badan Penerimaan Negara.

"Dijadikan dua badan karena kalau Badan Otoritas Pajak hanya mengurusi pajak saja. Sedangkan kalau Badan Penerimaan Negara mengurusi peneriman lain di luar pajak seperti cukai," ujar Andy di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, jika dua badan tersebut dipisahkan dari Kemenkeu, maka pendapatan negara yang didapat dari pajak dan bea cukai justru akan jauh lebih besar.

"Iya kemudian rasio pajak yang 12,3%-12,4% langsung ada targetnya mendekati 13,5%. Kan tahun 2019 terkait titik ideal 14-15% sudah di buat targetnya di penerimaan," tambahnya.

Kendati demikian, dua badan tersebut tidaklah bisa dibentuk dalam waktu dekat. Dia beralasan, perlu waktu untuk menyiapkan regulasinya. "Kalau mau cepat pake Perpu. Kalau memang harus lewat DPR ada waktu 6 bulanan," papar Andy.

Namun dia mengaku, Jokowi berharap laporan akhir mengenai usulan pembentukan dua badan tersebut dapat diserahkan pada minggu depan.

"Lalu tergantung Pak Jokowi mau melakukan proses apa pun. Apakah sudah cukup atau perlu ada pendalaman revisi. Tampaknya yang pertama akan dilihat Jokowi terkait struktur kabinet. Lalu Pak Jokowi dan JK bisa langsung proses nominasi calon menteri," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
44 menit yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
1 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
2 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
4 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved