Organda Jateng Minta Kenaikan Harga BBM Diundur

Selasa, 16 September 2014 - 18:46 WIB
Organda Jateng Minta...
Organda Jateng Minta Kenaikan Harga BBM Diundur
A A A
SEMARANG - Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi antara Rp1.500 hingga Rp2.000 per liternya yang akan dilakukan oleh Pemerintah, menimbulkan pro dan kontra.

Kalangan pengusaha jasa angkutan barang dan penumpang yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jateng meminta pemerintah menunda kenaikan harga BBM.

Masing-masing pengusaha memiliki alasan tersendiri, dari kalangan Organda melihat kenaikan harga BBM akan sangat berdampak pada jasa transportasi dan akan berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kalau naik (harga BBM), akan merubah tatanan ekonomi masyarakat,” kata Ketua Organda Jateng Karsidi Budi Anggoro, Selasa (16/9/2014).

Disebutkannya, dengan kenaikan harga BBM, maka otomatis akan terjadi kenaikan tarif angkutan, dan jelas hal itu akan memberatkan masyarkat. Di sisi lain kenaikan harga BBM juga akan berdampak pada naiknya harga-harga kebutuhan pokok di pasaran, yang tentunya akan berpengaruh terhadap inflasi.

Oleh karena itu, kalangan Organda berharap pemerintah menunda rencana kenaikan harga BBM sampai dengan 2015. “Untuk kekurangan pembiayaan BBM sampai akhir tahun dicarikan solusi, baru 2015 dicarikan langkah yang tepat,” katanya.

Dia mengaku, seharusnya pemerintah menaikan dulu tarif angkutan, pasalnya pada saat kenaikan BBM sebelumnya, belum ada kenaikan tarif angkutan. “Kami masih menunggu janji dari menteri perhubungan untuk menaikan tarif yang sampai sekarang belum ada,” jelasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved