Klaim Asuransi Tembus Rp9,86 Triliun

Rabu, 17 September 2014 - 07:29 WIB
Klaim Asuransi Tembus...
Klaim Asuransi Tembus Rp9,86 Triliun
A A A
JAKARTA - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatatkan peningkatan klaim bruto asuransi umum secara total pada semester I-2014 mengalami peningkatan 27,9% dari Rp7,7 triliun menjadi Rp9,86 triliun.

Seperti halnya premi bruto, kontribusi klaim bruto didominasi oleh lini usaha asuransi harta benda sebesar 19,3%, kendaraan bermotor 35,5%, dan asuransi kesehatan sebesar 15%.

Disisi lain, AAUI juga mencatat premi bruto perusahaan reasuransi umum pada semester I-2014 sebesar Rp1,6 triliun atau turun sebesar 12,8% bila dibandingkan dengan pencapaian premi bruto pada semester I-2013 yang sebesar Rp1,9 triliun.‬ ‪

Ketua Umum AAUI Ahmad Fauzie Darwis mengatakan, penurunan tersebut disebabkan oleh lini usaha aneka yang merosot sebesar 47% dari Rp582,9 miliar pada semester I 2013 menjadi Rp308,4 miliar.

"lini usaha bisnis motor pada semester 1 2013 mencapai Rp129,2 miliar atau turun 24,9% menjadi Rp97,08 miliar. Lini usaha penjaminan juga turun tajam 95,6% dari Rp130,6 miliar pada semester I 2013 menjadi Rp5,7 miliar," ujarnya saat Konferensi Pers Analisa industri Asuransi Umum Semester I tahun 2014 di Jakarta, Selasa (16/9/2014).

Meskipun mengalami penurunan, premi bruto perusahaan reasuransi umum lebih didominasi pada lini bisnis harta benda yakni sebesar Rp654,58 miliar.

Berdasarkan data AAUI, loss ratio tertinggi disumbangkan oleh lini bisnis tanggung gugat walaupun secara keseluruhan dipertahankan pada besaran di bawah 50%.

“Yang menarik loss ratio untuk lini bisnis motor menempati urutan kedua, dan naik dalam tiga tahun terakhir,” papar dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
26 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved