Emas Antam Terkoreksi Mengekor Emas Global

Kamis, 18 September 2014 - 09:35 WIB
Emas Antam Terkoreksi...
Emas Antam Terkoreksi Mengekor Emas Global
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini terkoreksi Rp1.000 per gram setelah stagnan selama tiga hari sejak Senin (15/9/2014). Terkoreksinya emas Antam mengekor turunnya harga emas global.

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Kamis (18/9/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp526.000 per gram dibanding hari sebelumnya di harga Rp527.000 per gram.

Sementara harga beli kembali (buyback) emas perseroan susut Rp3.000 per gram menjadi Rp467.000 per gram dibanding hari kemarin di harga Rp470.000 per gram.

Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.012.000, dengan harga per gram Rp506.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.500.000 dengan harga Rp500.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.988.000 dengan harga per gram Rp497.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.485.000 dengan harga per gram dihargai Rp497.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.920.000, dengan harga per gram Rp492.000.

Harga emas 25 gram Rp12.225.000 dengan harga per gram Rp489.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.400.000, dengan harga per gram Rp488.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.750.000, dengan harga per gram Rp487.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp121.750.000, dengan harga per gram Rp487.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp243.300.000, dengan harga per gram Rp486.600.

Sementara harga emas global menuju ke level terendah sejak Januari setelah Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunganya di masa mendatang, sehingga mendorong menguatnya USD.

Emas untuk pengiriman segera turun 0,6% menjadi USD1.216.30 per ons, terendah sejak 2 Januari 2014, dan diperdagangkan di harga USD1.221,94 pada pukul 08.53 pagi di Singapura.

"Harapan kebijakan suku bunga yang lebih tinggi ke depan membuat emas bearish. Jika USD tetap kuat, emas harus tetap defensif. Penurunan lebih lanjut dapat menimbulkan permintaan di pasar negara berkembang, tetapi tidak secara eksklusif dari China dan India," kata analis HSBC Securities (USA) Inc James Steel seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (18/9/2014).

Emas untuk pengiriman Desember anjlok 1,6% menjadi USD1.216,60 per ons, terendah sejak Januari, dan diperdagangkan di harga USD1.222,80 di Comex, New York. Kepemilikan aset di SPDR Gold Trust tidak berubah kemarin di 784,22 metrik ton atau terendah sejak Juni 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved