WTI Turun Dipicu Meningkatnya Stok Minyak AS

Kamis, 18 September 2014 - 09:57 WIB
WTI Turun Dipicu Meningkatnya...
WTI Turun Dipicu Meningkatnya Stok Minyak AS
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun untuk hari kedua dipicu meningkatnya stok minyak mentah untuk kali pertama dalam lima pekan terakhir di Amerika Serikat.

Minyak berjangka (futures) turun 0,6% di New York. Administrasi Informasi Energi (EIA) melaporkan bahwa persediaan minyak mentah meningkat sebanyak 3,67 juta barel menjadi 362,3 juta pekan lalu.

Sementara menurut survei Bloomberg, pasokan diperkirakan akan turun 1,5 juta. Adapun, USD menguat setelah Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan perkiraan target suku bunganya.

"Peningkatan (stok minyak) mengejutkan dan membebani pasar. Komentar The Fed mengenai ekspektasi dinaikkannya suku bunga berpengaruh langsung ke pasar mata uang dan itu memberi tekanan pada harga komoditas," kata Kepala Strategi CMC Markets Michael McCarthy seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (18/9/2014).

Minyak WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Oktober turun 59 sen menjadi USD93,83 per barel dibanding kemarin di harga USD94,42 per barel, dan berada di harga USD93,94 pada pukul 11.26 siang waktu Sydney.

Semua volume minyak berjangka yang diperdagangkan sekitar 20% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah turun 4,5% sepanjang tahun ini.

Sementara minyak brent di ICE Futures Europe Exchange, London untuk pengiriman November turun 47 sen atau 0,5% menjadi USD98,50 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa ini dengan WTI sebesar USD5,75, turun dibanding kemarin sebesar USD5,77.

EIA menyebutkan, suplai bensin AS turun 1,6 juta barel menjadi 210,7 juta hingga 12 September 2014. Sementara survei Bloomberg memperkirakan, suplai bensin akan turun 125.000 barel.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
1 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
1 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved