Harga Emas Antam Bertahan di Akhir Pekan

Jum'at, 19 September 2014 - 09:40 WIB
Harga Emas Antam Bertahan...
Harga Emas Antam Bertahan di Akhir Pekan
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akhir pekan ini sama dengan kemarin setelah sempat terkoreksi pasca stagnan selama tiga hari sejak Senin (15/9/2014).

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Jumat (19/9/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol bertahan pada harga Rp526.000 per gram. Harga beli kembali (buyback) emas perseroan juga tetap di harga Rp467.000 per gram.

Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.012.000, dengan harga per gram Rp506.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.500.000 dengan harga Rp500.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.988.000 dengan harga per gram Rp497.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.485.000 dengan harga per gram dihargai Rp497.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.920.000, dengan harga per gram Rp492.000.

Harga emas 25 gram Rp12.225.000 dengan harga per gram Rp489.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.400.000, dengan harga per gram Rp488.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.750.000, dengan harga per gram Rp487.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp121.750.000, dengan harga per gram Rp487.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp243.300.000, dengan harga per gram Rp486.600.

Sementara harga emas globlal menuju penurunan mingguan ketiga setelah melemah menuju delapan bulan karena Federal Reserve (The Fed) menaikkan perkiraan suku bunga, sehingga mendorong menguatnya USD dan meredam permintaan pada logam mulia.

Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada USD1.224,63 per ons pada pukul 08.44 pagi di Singapura dari hari kemarin USD1.225,15.

Emas telah terkoreksi 0,4% sepanjang pekan ini karena Bloomberg Dollar Index Spot naik ke level tertinggi 14 bulan dan menuju kenaikan mingguan kelima.

Pejabat Fed memproyeksikan suku bunga acuan akan naik tahun depan, bahkan meski Bank Sentral berjanji menahan sku bunag mendekati nol untuk waktu yang cukup setelah mengakhiri pembelian obligasi.

"Harga komoditas sebagian besar lebih rendah di tengah menguatnya USD, mengurangi daya beli konsumen non-Amerika Serikat (AS). Harga emas terus terkoreksi setelah Federal Reserve menaikkan target suku bunganya pada 2015 dan 2016," kata analis di Commonwealth Bank of Australia Lachlan Shaw seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (19/9/2014).

Emas di Comex, New York untuk pengiriman Desember terkoreksi 0,2% menjadi USD1.224,30 per ons, dan berada di harga USD1.224,80. Harga ini menuju penurunan mingguan ketiga setelah mundur ke USD1.216,30, kemarin, terendah sejak Januari 2014.

Kepemilikan aset di SPDR Gold Trust tidak berubah untuk hari kedua di 784,22 metrik ton, terendah sejak Juni 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
3 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
3 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
5 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
8 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
11 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
11 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved