Himsataki Minta Menakertrans Tak Terkait Masa Lalu

Senin, 22 September 2014 - 07:09 WIB
Himsataki Minta Menakertrans...
Himsataki Minta Menakertrans Tak Terkait Masa Lalu
A A A
JAKARTA - Himpunan Pengusaha Jasa TKI (Himsataki) mengharapkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) di kabinet Joko Widodoi-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tidak terkait dengan sosok masa lalu agar kebijakan yang diambil bebas dari kepentingan dan mampu membuat terobosan baru.

Direktur Eksekutif Himsataki Yunus M Yamani mengatakan, yang dilakukan Menakertrans selama ini tidak ada yang menonjol, khususnya pada penempatan dan perlindungan TKI.

"Tidak ada terobosan baru, baik dari sisi penempatan maupun perlindungan TKI. Kami melihatnya hanya sekadar menjalankan yang sudah ada dan menghabiskan anggaran yang sudah di patok di APBN," kata Yunus.

Dia mengusulkan Kementerian Tenaga Kerja, khususnya pada Ditjen Binapenta sebaiknya dibubarkan saja karena visi dan misinya bertumpukan dengan BNP2TKI.

"Atau, BNP2TKI yang dibubarkan. Yang mana diantara keduanya sama saja karena visi dan misinya sama saja, sehingga terjadi pemborosan anggaran," kata Yunus.

Semula, pembentukan BNP2TKI akan menghapuskan peran Ditjen Binapenta di Kemenakertrans, tetapi kenyataannya keduanya tetap ada dan anggaran keduanya terus naik, sementara penempatan dan perlindungan TKI jalan di tempat.

"Kita tidak pernah mendengar upaya pembukaan pasar kerja baru di luar negeri. Moratorium di Saudi, Kuwait, Jordan masih belangsung, sementara pembenahan ke dalam tidak pernah dilakukan," ucap Yunus.

Dia malah mencatat beberapa kasus serius yang ditemukan penegak hukum, seperti dugaan suap di Kemenakertrans dan temuan KPK berkaitan pelayanan TKI yang berulang kali terjadi di bandara yang melibatkan oknum BNP2TKI.

Yunus mengkhawatirkan, pejabat yang terlalu lama berkuasa cenderung koruptif dan diktator dalam mengambil keputusan. Dia mengapresiasi keinginan Jokowi yang menginginkan kementerian yang berorientasi pada pelayanan, dekat dengan dunia usaha yang memberi peluang kerja.

"Sementara, kedua pucuk pimpinan di Kemenakertrans dan BNP2TKI tidak demikian. Tidak aspiratif dan enggan berdialog dengan dunia usaha yang menjadi pemangku kepentingan utama pada penempatan dan perlindungan TKI," kata Yunus.

Dia mengusulkan, siapa pun Menaker mendatang, sebaiknya dipegang oleh sosok yang mengerti pada penempatan dan perlindungan TKI agar kebijakan yang dikeluarkan sesuai dengan harapan para pemangku kepentingan, terutama Jokowi-JK.

Sementara, Kepala BNP2TKI sebaiknya orang yang tau teknis dan tau seluk beluk permasalahan TKI. "Orang bersih yang dapat menegakkan citra BNP2TKI sebagai pelayan yang memudahkan, bukan sebaliknya, apa lagi sampai memanfaatkan keluguan TKI," paparnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
Balai Latihan Kerja...
Balai Latihan Kerja Surakarta Bantu Penanganan COVID-19
Kemnaker Berdayakan...
Kemnaker Berdayakan Korban PHK melalui Program Padat Karya
Hindari Resiko Penumpukan...
Hindari Resiko Penumpukan Orang, Kemnaker Minta Perusahaan Susun Rencana Kerja
Siddhakarya Bukti Perhatian...
Siddhakarya Bukti Perhatian Pemerintah kepada Produktivitas Perusahaan
Menaker Ida Fauziyah...
Menaker Ida Fauziyah Sambut Kepulangan Sembilan ABK
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
8 menit yang lalu
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
19 menit yang lalu
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
58 menit yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
1 jam yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
1 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved