Bantul Kekurangan Elpiji 3 Kg

Jum'at, 26 September 2014 - 16:56 WIB
Bantul Kekurangan Elpiji...
Bantul Kekurangan Elpiji 3 Kg
A A A
BANTUL - Sejumlah pangkalan elpiji 3 kg mengaku kewalahan memenuhi permintaan konsumen. Pasalnya sejak kenaikan elpiji 12 kg beberapa waktu lalu menyebabkan permintaan elpiji 3 kg melonjak.

Meski demikian, seringkali pasokan elpiji 3 kg mengalami keterlambatan. Pemilik pangkalan elpij 3 kg di Kecamatan Bantul, Endang Trisnowati mengaku sejak kenaikan elpiji 3 kg beberapa waktu lalu, stok di pangkalannya cepat habis.

Bahkan, dia seringkali menolak permintaan warga sekitar yang ingin membeli elpiji 3 kg untuk keperluan mereka.

"Beberapa hari terkadang kosong karena pasokannya sudah habis sampai pengiriman selanjutnya," kata dia, Jumat (26/9/2014).

Endang mengungkapkan, banyak pemakai tabung elpiji 3 kg baru karena sebelumnya mereka tidak ada. Bahkan dia sudah sering menolak permintaan warga sekitar yang ingin membeli elpiji 3 kg yang baru.

Menurutnya, sering ada warga yang ingin membeli hingga empat tabung elpiji 3 kg yang baru, namun Endang menolaknya.

Sebenarnya, kekurangan tabung gas di tempatnya bisa mencapai 15% dari pasokan saat ini. Dalam sepekan, pihaknya menerima pasokan hingga 200 tabung gas dan langsung habis dalam beberapa hari.

Sehingga, menginginkan adanya tambahan pasokan agar bisa memenuhi permintaan konsumen. "Sebenarnya kalau ada tambahan pasokan 15% baru cukup," ucapnya.

Pemilik pangkalan elpiji 3 kg di Bambanglipuro, Zahrowi mengaku kekurangan 30%-50 % untuk memenuhi permintaan warga. Karena pasokan gas di tempatnya sebesar 100 tabung elpij 3 kg habis tak sampai sepekan.

Jika dihitung, dalam sepekan bisa menjual sekitar 150 tabung gas. "Kalau ada pasokan 20% kemungkinan bisa normal," ujarnya.

Dia juga mengaku, banyak pembeli elpiji 3 kg baru yang sebelumnya tidak pernah melakukan pembelian. Namun yang dia herankan, pembeli baru tersebut selalu melakukan pembelian lebih dari satu tabung gas.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul, Sahadi Suparjo membatah terjadi kekurangan pasokan gas di wilayah ini.

Dia menduga kekurangan yang dirasakan pangkalan lebih karena efek keterlambatan supply elpiji 3 kg ke tempat mereka.

Sahadi mengaku, dalam beberapa hari terakhir pasokan elpiji 3 kg mengalami keterlambatan karena persoalan teknis di Pertamina.

Beberapa hari lalu, kapal tanker dari Pertamina tak bisa merapat di Cilacap akibat gangguan cuaca.

"Sejauh ini masih aman tidak ada kekurangan. Kami juga belum akan mengajukan tambahan gas ke Pertamina, karena masih menghitung apakah terjadi peningkatan penggunaan gas 3 kg atau tidak," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
24 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
40 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
1 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved