Langkah dalam Membasmi Mafia Migas

Minggu, 28 September 2014 - 21:33 WIB
Langkah dalam Membasmi...
Langkah dalam Membasmi Mafia Migas
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy mengungkapkan, langkah yang harus dilakukan pemerintah dalam membasmi mafia migas.

Selain membubarkan anak usaha PT Pertamina (Persero), Pertamina Energy Trading Limited (Petral), para birokrat atau politisi, yang melanggar sumpah jabatan harus dipangkas. (Baca: Pembubaran Petral Dinilai Masih Sulit Basmi Mafia Migas)

"Banyak yang mesti dikerjakan. Berhentiin dulu orang-orang yang sudah berperan sebagai kaki tangan mafia. Berhentikan dulu birokrat yang punya kegilaan pada sumpah jabatannya. Para politisi yang melanggar sumpah jabatan," tegasnya kepada Sindonews, Minggu (28/9/2014).

Dia juga menolak anggapan bahwa pembubaran Petral berpotensi merugikan negara. Orang-orang yang mewacanakan kerugian negara tersebut justru bagian dari mafia.

"Enggak ada kerugian. Ya, enggak ngerti deh, yang ngomong kayak gitu berarti bagian dari mafia. Yang menyatakan Petral dibubarkan akan merugikan negara itu bagian dari mafia hilir," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim transisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) menggulirkan wacana untuk membubarkan Petral lantaran berpotensi menjadi sarang mafia migas. Hal ini menjadi bola panas karena banyak yang pro dan kontra.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Faisal Basri, Ekonom...
Faisal Basri, Ekonom Pemberani Pimpin Pembubaran Petral di Pertamina
Petrogas Ltd Resmi Kelola...
Petrogas Ltd Resmi Kelola Blok Salawati di Papua Barat
Canggih, di Babel Bakal...
Canggih, di Babel Bakal Dibangun Prototipe PLTN Berbasis Thorium
Go Green, Pertamina...
Go Green, Pertamina Targetkan Penurunan Emisi Karbon 34 Ribu Ton Per Tahun dari 5.000 PLTS GES
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
BP Energy Outlook 2025 Menyoroti...
BP Energy Outlook 2025 Menyoroti Prospek Energi di Era Perubahan Global
Berita Terkini
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
1 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
2 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
3 jam yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
7 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved