Harga WTI dan Brent Menuju Penurunan Kuartalan

Selasa, 30 September 2014 - 09:54 WIB
Harga WTI dan Brent...
Harga WTI dan Brent Menuju Penurunan Kuartalan
A A A
SEOUL - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dan brent menuju penurunan kuartalan terbesar dalam lebih dari dua tahun di tengah spekulasi naiknya produksi minyak mentah akan menjadi penyangga pasar dari potensi gangguan suplai di Timur Tengah.

Kontrak berjangka (futures) turun sebanyak 0,6% di New York dan turun 11% sejak awal Juli. Amerika Serikat dan sekutunya, Eropa dan Arab telah melakukan ribuan misi penyerangan udara melawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Survei Bloomberg News sebelum laporan Administrasi Informasi Energi besok, menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS diperkirakan meningkat sebanyak 1,5 juta barel pada pekan lalu.

"Dibandingkan tahun 2011 dan 2012 ketika kami memiliki masalah dengan Libya dan Iran, yang mengakibatkan kenaikan tajam harga minyak, sekarang harga cukup stabil meskipun terjadi konflik geopolitik. Perbedaan terbesar antara sekarang dan nanti adalah produksi minyak mentah meningkat di AS," kata analis komoditas di Samsung Futures Inc Hong Ki Sung seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (30/9/2014).

WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman November turun sebanyak 57 sen menjadi USD94 per barel dan berada di USD94,27 pada pukul 08.41 pagi waktu Singapura. Sementara kemarin kontrak naik USD1,03 ke USD94,57.

Semua volume kontrak berjangka yang diperdagangkan sekitar 44% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah turun 4,2% sepanjang tahun ini.

Harga minyak brent ICE Futures Europe Exchange, London untuk pengiriman November turun sebanyak 21 sen atau 0,25 menjadi USD96,99 per barel. Harga minyak ini telah turun 14% pada kuartal ini, terbesar sejak Juni 2012.

Premi minyak mentah patokan Eropa tersebut terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD2,86, naik dibanding kemarin sebesar USD2,63, tersempit sejak 9 Agustus 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
22 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
51 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved