Neraca Perdagangan Agustus Defisit Rp3,87 T

Rabu, 01 Oktober 2014 - 13:17 WIB
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus Defisit Rp3,87 T
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2014 mengalami defisit sebesar USD318,1 juta atau sekitar Rp3,87 triliun (kurs Rp12.195/USD).

Defisit tersebut ditunjang dari nilai ekspor yang mencapai USD14,48 miliar dan impor sebesar USD14,79 miliar.

Meski ekspor dan impor naik, namun kenaikan impor jauh lebih tinggi dibandingkan ekspor sehingga terjadi defisit neraca perdagangan.

"Dengan defisit ini, maka ini adalah defisit keempat kalinya sejak Januari. Sepanjang tahun ini sektor non migas defisit, padahal biasanya selalu surplus," jelasnya di Jakarta, Senin (1/9/2014).

Suryamin juga mengatakan, pada Juli neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar USD123,7 juta.

Sementara, neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari-Agustus 2014 tercatat defisit USD1,4 miliar.

"Defisit neraca perdagangan kita pada Agustus 2014 terjadi karena adanya defisit hasil minyak sebesar USD1,79 miliar dan minyak mentah USD314,6 juta," papar dia.

Untuk komoditas gas mencatat surplus USD1,31 miliar dan non migas surplus USD483 juta.

"Defisit migas secara akumulasi USD8,59 miliar, berasal dari minyak mentah USD3,31 miliar, hasil minyak USD15,34 miliar dan gas surplus USD10,05 miliar serta non migas surplus USD7,1 miliar," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Ekspor Terus Turun,...
Ekspor Terus Turun, Ekonom Khawatir Akan Ada PHK Massal
Berita Terkini
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
56 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
1 jam yang lalu
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
1 jam yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
2 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
3 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved