Pasar Keuangan Cerah jika Jokowi dan DPR Rukun

Jum'at, 03 Oktober 2014 - 14:01 WIB
Pasar Keuangan Cerah...
Pasar Keuangan Cerah jika Jokowi dan DPR Rukun
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, kondisi pasar keuangan Indonesia yang lemah dapat membaik jika Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) rukun dengan DPR.

Sehingga, kata dia, kebijakan yang diambil mantan Walikota Solo ini juga akan mudah direstui DPR.

"Kalau kemudian, hubungan dengan DPR tidak mulus kan susah. Kalau mengubah Undang-Undang kan harus dengan DPR, misalnya. Itu saja," jelas dia di kantornya, Jakarta, Jumat (3/10/2014).

Menurutnya, kondisi pasar keuangan Indonesia yang lemah ini lantaran sentimen pasar terhadap kebijakan yang akan diambil pemerintah.

"Ya, itu cuma masalah sentimen, jadi orang melihat apakah ada keyakinan pamerintah berikutnya itu bisa melakukan reformasi kebijakan," katanya.

Untuk itu, Bambang berharap agar gap antara pemerintah dan DPR segera berakhir. Sehingga, pemerintah dan DPR dapat melaksanakan kebijakan yang melegakan pasar.

"Ya bukan harus ditunjukin, tapi harus kelihatan bahwa pemerintah dan DPR itu mendukung. Begitu," ujar dia.

Selain itu, lesunya kondisi pasar keuangan Indonesia juga merupakan pengaruh dari luar negeri. Bambang tidak memastikan pasar keuangan akan kembali rebound.

"Ya, nanti kita liat. Artinya sentimen global juga harus positif kalau kita mau rebound," ucapnya.

Bambang mengatakan, Kemenkeu sebagai pemerintah tetap bertanggung jawab terkait makro, fokusnya tetap pada menjaga kestabilan makro.

"Itu yang penting. CAD harus dijaga. Kemudian semuanya reformasi ekonomi harus dijalankan," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Intip Potensi Besar...
Intip Potensi Besar Keuangan Syariah
Wakil Menteri Keuangan...
Wakil Menteri Keuangan Beberkan Alasan Ekonomi RI Bisa Meroket 7,07%
Didorong Keuangan Syariah,...
Didorong Keuangan Syariah, Ekonomi RI Diramal Tumbuh 5% di 2021
Ekonomi RI Sakit di...
Ekonomi RI 'Sakit' di Kuartal II/2020, Bagaimana Kondisi Perbankan?
Luar Biasa, Potensi...
Luar Biasa, Potensi Ekonomi Digital RI Tembus USD130 Miliar
Ini Proyeksi Terkini...
Ini Proyeksi Terkini Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 dari Berbagai Lembaga
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
3 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
3 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
3 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
3 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
4 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved