Ekonomi Bisa Ambruk Jika Pemerintah dan DPR Tidak Akur

Sabtu, 04 Oktober 2014 - 13:00 WIB
Ekonomi Bisa Ambruk...
Ekonomi Bisa Ambruk Jika Pemerintah dan DPR Tidak Akur
A A A
JAKARTA - Perekonomian Indonesia yang kokoh bisa ambruk apabila pemerintahan baru pimpinan Joko Widodo (Jokowi) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tidak akur.

Sebagai bukti, pasca polemik UU Pilkada, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ditutup negatif dengan terhempas 51,46 poin ke level 4.949,35.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pun berakhir merosot pada level Rp12.178 atau terdepresiasi 28 poin.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) meminta agar DPR RI dan pemerintahan baru akur. Jika tidak, kondisi ekonomi Indonesia akan hancur.

"Artinya, bukan cuma melemah, tapi nanti ekonomi kita akan sangat terganggu," terangnya di kantor Kemenko Jakarta, Jumat (3/10/2014).

CT meminta agar partai pendukung Jokowi dapat mengajak partai lain untuk bergabung dalam pemerintahan. Sehingga, pemerintah akan berjalan efektif.

"Tapi, saya tahu itu tidak mudah. Saya berharap masing-masing saling memahami dan mengerti ini demi kepentingan nasional kita," ujarnya.

Menurut CT, negara ini tidak bisa dibangun hanya oleh satu kelompok. Semua Harus bersatu, jika ingin Indonesia terus membaik.

"Ya harus. Karena negara ini tidak bisa dibangun oleh satu kelompok. Negara ini harus bisa dibangun oleh semua kelompok di negara ini secara bersama-Sama tanpa terkecuali," tegas CT.

Dia menambahkan, apapun kebijakan yang diambil pemerintahan baru, jika antara pemerintah dan DPR tidak akur, pasar pun akan merespon negatif.

"Sekarang gini, orang itu bukan enggak mau melihat kebijakan pemerintah baru. Tapi, kalau mereka lihat bahwa ini enggak akur, apapun kebijakannya tidak akan efektif," katanya.

"Jadi, orang kan ada penglihatan, orang memahami betul bahwa perlu adanya kebersamaan dalam membangun republik ini," tandas CT.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
1 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
1 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
2 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
11 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
12 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
12 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved