Inflasi Jateng Terkendali, Keyakinan Konsumen Meningkat

Rabu, 08 Oktober 2014 - 17:34 WIB
Inflasi Jateng Terkendali,...
Inflasi Jateng Terkendali, Keyakinan Konsumen Meningkat
A A A
SEMARANG - Inflasi Jawa Tengah (Jateng) pada September yang cukup terkendali yakni 0,22%, berdampak pada meningkatnya keyakinan konsumen (IKK).

Berdasarkan hasil survai Bank Indonesia (BI) Wilayah IV Semarang, saat ini IKK Jateng ke level 121,7 dari posisi bulan sebelumnya 119,8.

IKK ini lebih tinggi dibandingkan IKK tiga bulan sebelumnya 112,9 dan IKK pada periode yang sama tahun lalu 102,7.

"Meningkatnya keyakinan tersebut didorong persepsi positif konsumen, baik terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi kondisi ekonomi enam bulan mendatang," kata Deputi Kepala Perwakilan BI Wilayah IV Semarang Marlison Hakim, Rabu (8/10/2014).

Menurutnya, hal tersebut tercermin dari meningkatnya Indeks Ekonomi Saat Ini (IKE) sebesar 2,6 menjadi 120,3 dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 1,1 poin menjadi 123,0.

Dia mengungkapkan, menguatnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, ditopang persepsi positif terhadap meningkatnya ketersediaan lapangan kerja, yang tercermin dari kenaikan indeks ketersediaan lapangan kerja sebesar 2,6 poin menjadi 104,3 poin.

Seiring dengan kenaikan indeks ini, persepsi konsumen terhadap penghasilan juga meningkat, sehingga indeks penghasilan naik 2,1 poin menjadi 134,1.

Persepsi positif tersebut juga dipengaruhi faktor terkendalinya inflasi Jateng, yang pada September 2014 berhasil mencatatkan inflasi relatif rendah 0,22%, menurun dibandingkan bulan sebelumnya 0,45%.

"Kondisi perekonomian yang cukup kondusif ini mendorong minat konsumen untuk berinvestasi. Ini tercermin dari meningkatnya indeks ketepatan waktu pembelian barang tahan lama sebesar 3,1 poin menjadi 122,6," imbuhnya.

Sementara, meningkatnya keyakinan konsumen terhadap ekspektasi kondisi ekonomi enam bulan mendatang tidak terlepas dari persepsi positif terhadap meningkatnya ketersediaan lapangan kerja pada enam bulan mendatang.

Konsumen optimis, ke depan minat masyarakat untuk berwiraswasta/menciptakan pekerjaan sendiri diekspektasikan semakin membaik, yang diperkuat oleh optimisme dalam memperoleh pembiayaan/kredit dari bank yang kian mudah.

Sejalan dengan persepsi positif konsumen tersebut, indeks penghasilan ke depan diekspektasikan juga meningkat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved