China Akan Mempercepat Pertumbuhan Investasi

Selasa, 14 Oktober 2014 - 11:16 WIB
China Akan Mempercepat...
China Akan Mempercepat Pertumbuhan Investasi
A A A
BEIJING - China akan mempercepat pertumbuhan investasi dalam beberapa bulan ke depan, di mana otoritas akan mempercepat pekerjaan konstruksi dan menarik investor swasta dalam beberapa proyek air.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/10/2014), Sekjen National Development and Reform Commision Li Pumin mengatakan, pemerintah China akan mempercepat proyek-proyek seperti memperbaiki kota-kota kumuh dan membangun jaringan kereta api serta fasilitas pemeliharaan air untuk menumbuhkan investasi.

Li juga meyakini bahwa China dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun ini sekitar 7,5%.

Investasi tetap merupakan faktor penting bagi China, setelah menyumbang sekitar 54% dari pertumbuhan ekonomi China tahun lalu.

Namun, pertumbuhan investasi telah merosot tahun ini akibat sektor manufaktur-output pabrik mencapai titik terendah dalam enam tahun pada Agustus, dan pasar perumahan melemah mengurangi belanja.

Analis memperkirakan pertumbuhan investasi China untuk memukul level terendah dalam 13 tahun dari 16,3% antara Januari dan September ketika merilis data pada 21 Oktober.

"Kami berharap laju perlambatan investasi untuk memudahkan dalam beberapa bulan mendatang, sebagai kebijakan secara bertahap," katanya.

China akan meluncurkan 172 proyek pemeliharaan air dalam tahun-tahun mendatang. Pejabat setempat mengatakan, beberapa proyek senilai sekitar 600 miliar yuan, sebagaimana telah berlangsung, tetapi tidak memberikan angka total investasi untuk 172 proyek tersebut.

Pernyataan itu setelah Perdana Menteri Li Keqiang baru-baru ini berjanji untuk meluncurkan proyek-proyek investasi besar dalam jaringan informasi, pemeliharaan air dan perlindungan lingkungan untuk mendukung perekonomian China.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
10 menit yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
24 menit yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
1 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
10 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
11 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
14 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved