Stakeholders Diminta Susun Skenario Energi Masa Depan

Selasa, 14 Oktober 2014 - 15:26 WIB
Stakeholders Diminta...
Stakeholders Diminta Susun Skenario Energi Masa Depan
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengakui hingga kini hanya sibuk memikirkan pemenuhan kebutuhan energi nasional setiap hari, sehingga lupa memikirkan roadmap ketahanan energi untuk masa depan.

Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan, selama ini para pemangku kepentingan (stakeholder) belum memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan energi dalam jangka panjang, misalnya dalam 1 abad mendatang. Padahal, itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi guna menjaga ketahanan energi nasional demi masa depan bangsa.

“Kita belum sempat melihat untuk jangka panjang, padahal 2030 adalah sesuatu yang harus segera kita lihat. Kita juga harus aman 1.000 tahun ke depan,” tutur Boediono saat membuka acara "Bandung Scenarios 2030" di kantor PLN, Jakarta, Selasa, (14/10/2014).

Menurut dia, pemangku kepentingan harus bersatu secara serius menyusun skenario untuk ketahanan energi masa depan. Dia berharap dengan Bandung Scenarios 2030, pemangku kepentingan dapat menyatukan pikiran demi kepentingan bangsa dan negara.

“Ini penting di dalam demokrasi. Energi ini dalam praktiknya untuk menggolkan satu proyek harus konsultasi ke banyak stakeholder,” tuturnya.

Dengan adanya Scenario Bandung yang disusun oleh 28 tokoh ahli, praktisi, dan semua pemangku kepentingan, Boediono berharap, dapat menyatukan visi untuk ketahanan energi di masa depan.

“Saya harap ini bisa digunakan oleh siapapun. Ini satu langkah besar dalam menyatukan bahasa,” kata Wapres.

Di tempat yang sama, Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto mengatakan, terdapat empat skenario yang dihasilkan dalam Scenario Bandung, di antaranya skenario ombak, badai, karang, dan awak.

Dalam skenario ini, kerangka kebijakan energi fokus pada pemberdayaan daerah supaya terjadi kemandirian energi sambil menyatukan visi semua pemangku kepentingan, pemerintah daerah, masayrakat sipil, pihak swasta, BUMN dan kelompok sosial secara serentak membangun sumber energi dan teknologi daerah.

Di samping itu, juga membahas permasalahan yang bersinggungan dengan isu perubahan iklim, instabilitas kawasan, potensi gangguan ketersediaan energi global, perebutan kendali pemerintah pusat dengan daerah, kerangka peraturan efektif serta berbagai tantangan lain. Semuanya merupakan hal yang relevan pada kondisi masa kini dan masa depan.

“Skenario yang dirumuskan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan perencanaan yang tepat, sehingga membantu dalam memperkokoh ketahanan energi nasional,” jelas Kuntoro.

Kuntoro menjelaskan, kompleksitas masalah energi terdapat dalam Scenario Bandung. Adapun 28 partisipan, terdiri atas wakil menteri, anggota dewan, anggota partai, anggota lembaga swadaya masyarakat, akademisi, pengusaha dan lain-lain.

Sejumlah tokoh yang terlibat dalam Scenario Bandung, antara lain Faisal Basri, Kardaya Warnika, Rida Mulyana, Hindun Mulaika, Tri Mumpuni, Dharmawan Prasodjo, Afdal Bahaudin, Nur Pamudji, Ahmad Santoso, Dharmawan Samsu, Budiman Sujatmiko, Bob Kamandanu, Arsyad Rasyid, Paulus Tjakrawan, Triharyo Indrawan, Widyawan Sriaatmaja, dan Wahid Sutopo.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sekolah dengan Teknologi...
Sekolah dengan Teknologi Energi Terbarukan di Tasmania
Transisi Me­nu­ju...
Transisi Me­nu­ju Era Energi Bersih Men­dekati Kenyataan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Kebijakan Penerapan Subsidi Energi
Pemerintah Masih Mengkaji...
Pemerintah Masih Mengkaji Skema Penyaluran Subsidi Energi
Keren, Sekam Padi yang...
Keren, Sekam Padi yang Selama Ini Terbuang Ternyata Bisa Jadi Sumber Listrik
Energi Nuklir Jadi Solusi...
Energi Nuklir Jadi Solusi Data Center yang Rakus Energi!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved