Rupiah Berakhir Terdepresiasi ke Rp12.014/USD

Rabu, 22 Oktober 2014 - 16:37 WIB
Rupiah Berakhir Terdepresiasi...
Rupiah Berakhir Terdepresiasi ke Rp12.014/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini ditutup terdepresiasi di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.014 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 13 poin dibanding penutupan Selasa (21/10/2014) di level Rp12.001 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.015 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.993 per USD dan terlemah pada level Rp12.041 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.027 per USD, dengan kisaran harian di level Rp11.993-Rp12.075 per USD. Posisi ini terkoreksi 19 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp12.008 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.026 per USD. Posisi ini melemah 33 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp11.993 per USD.

Sementara data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini juga berada pada level Rp11.996 per USD. Posisi tersebut membaik 12 poin dibanding kemarin di level Rp12.008 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini ditekan sentimen dari melambatnya ekonomi China pada kuartal III tahun ini menjadi 7,3% dibanding kuartal sebelumnya, yang dikhawatirkan akan mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia.

"Hal itu diperkirakan juga berdampak pada kembali meningkatnya permintaan USD sebagai safe haven currency di tengah perhatian pelaku pasar terhadap susunan kabinet pemerintah baru," kata dia, Rabu (22/10/2014).

IHSG hari ini ditutup semakin menguat di teritori hijau seiring menguatnya mayoritas bursa Asia. IHSG naik 44,98 poin atau 0,89% ke level 5.074,32.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,89 triliun dengan 4,42 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp39,7 miliar. Tercatat 220 saham naik, 88 saham melemah dan 86 saham stagnan.

(Baca: Rupiah Jeda Siang Terkoreksi ke Rp12.013/USD)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
7 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
8 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
8 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
9 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved