Kadin: Ekonomi Kreatif Merupakan Solusi dan Terobosan

Rabu, 22 Oktober 2014 - 16:56 WIB
Kadin: Ekonomi Kreatif...
Kadin: Ekonomi Kreatif Merupakan Solusi dan Terobosan
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan kepada Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi)–Jusuf Kalla (JK) tetap membentuk Kementerian Ekonomi Kreatif.

Karena bentuk Kementerian ‘khusus’ Ekonomi Kreatif merupakan solusi dan terobosan untuk membesarkan ekonomi kreatif dalam waktu cepat, dengan ditunjang alokasi SDM dan anggaran yang memadai yang mampu mensinergikan potensi sekaligus meniadakan hambatan yang ada.

"Bila hanya membentuk Badan, dikhawatirkan SDM dan anggaran yang dialokasikan bahkan akan lebih kecil dan lebih tidak kompeten dibandingkan ketika ekonomi kreatif digabungkan dengan pariwisata dalam suatu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Ekonomi Kreatif dan MICE, Budyarto Linggowiyono di Jakarta, Rabu (22/10/2014).

Budyarto kembali menjelaskan, pada portofolio baru dalam bentuk badan, hanya akan diisi oleh SDM yang tidak pas dan tidak kompeten dengan alokasi anggaran yang minimal, yang hanya cukup untuk belanja pegawai dan biaya rutin saja.

“Kita harapkan, jangan sampai Kementerian Ekonomi Kreatif malah diturunkan derajatnya hanya berbentuk Badan, yang nantinya akan dianggap bidang yang kurang penting atau kalah penting dibandingkan pariwisata atau bidang lain,” tambah Budyarto.

Dia menuturkan, pengembangan ekonomi kreatif, khususnya konten digital di negara-negara lain seperti China, Korea, Malaysia, Singapore, Thailand, Jepang dan Inggris saat ini menjadi prioritas utama, ditandai dengan semakin besarnya dana yang digelontorkan ke sektor ini dari tahun ke tahun.

Budyarto memaparkan, bagi negara-negara yang disebutkan di atas, ekonomi kreatif antara lain merupakan: Pertama, sebagai alutista, yakni alat ketahanan nasional (China mengurangi infiltrasi budaya asing dengan mewajibkan tayang animasi & sinetron lokal).

Kedua, sebagai brand maker, yakni ujung tombak yang bisa menggerakkan sektor ekonomi lainnya (Contoh: KPOP dimanfaatkan oleh Samsung, Hyundai; Anime dimanfaatkan consumer brand Japan; Animasi dimanfatkan dalam budaya dan produk dagang Malaysia).

“Jadi, jika Indonesia menghapuskan Kementerian Ekonomi Kreatif, ini merupakan langkah mundur,” kata Budyarto.

Lebih jauh, Budyarto juga menjelaskan, untuk mendukung pesatnya pertumbuhan industri MICE dengan banyaknya kegiatan pameran dan konferensi berskala internasional, seyogyanya MICE disejajarkan dengan pariwisata, sehingga kementerian yang akan dibentuk dapat menjadi Kementerian Pariwisata dan MICE. Dengan demikian porsi MICE menjadi sama pentingnya dengan pariwisata, ditunjang dengan suatu alokasi anggaran dan SDM yang cukup besar.

Kadin, tambah Budyarto, juga mendukung pendirian lembaga pemasar destinasi khusus MICE, Biro Konvensi dan Pameran Indonesia yang telah lama dirintis oleh para pelaku industri MICE untuk membantu peningkatan infrastrukur, promosi hingga daya saing 16 destinasi MICE yang telah dicanangkan sebelumnya yaitu Jakarta, Bali, Surabaya, Bandung, Makassar, Batam, Yogyakarta, Semarang, Solo, Padang/Bukit Tinggi, Palembang, Balikpapan, Lombok, Medan, Manado dan Bintan.

“Hal ini menjadi sangat penting sebagai bagian dari upaya menyongsong ketatnya persaingan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015,” pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
14 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
14 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved