HT: Menterinya Jokowi Harus Bersih dan Berintegritas Tinggi
Jum'at, 24 Oktober 2014 - 13:47 WIB
HT: Menterinya Jokowi Harus Bersih dan Berintegritas Tinggi
A
A
A
JAKARTA - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, jajaran menteri yang nantinya akan membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), haruslah yang memiliki kualitas dalam pemikiran dan tanggung jawabnya.
Hal ini dimaksudkan, agar Jokowi tidak salah pilih dalam memilih calon-calon menterinya yang akan bertugas selama 5 tahun mendatang.
"Intinya begini, kepemimpinan Pak Jokowi itu harus diimbangi kabinet yang kompeten, intinya pemimpin itu di jajaran yang di bawahnya, perlu orang yang bersih dan intrgitasnya tinggi," ujar dia saat di Gedung MNC Tower Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2014).
Tak hanya itu, pria yang akrab disapa HT ini juga mengatakan, jajaran menteri tersebut harus bisa diajak untuk bekerja sama dan tidak individual, agar bisa membangun negara menjadi lebih baik sesuai dengan visi dan misi pemimpin negara.
"Itu dia, harus mengerti dan bisa diajak bekerja sama. Kalau enggak ngerti ya bagaimana bisa mencapai tujuan yang sama," ungkapnya.
Sampai dengan 4 hari pasca dilantiknya Presiden Jokowi, belum ada keputusan resmi mengenai nama-nama menteri yang akan menduduki kursi kabinet di pemerintahan Jokowi-JK. Penundaan ini disinyalir dilakukan Jokowi agar dia bisa selektif dalam memilih nama calon menteri-menterinya.
(Baca: Ini Harapan HT untuk Pemerintahan Jokowi-JK)
Hal ini dimaksudkan, agar Jokowi tidak salah pilih dalam memilih calon-calon menterinya yang akan bertugas selama 5 tahun mendatang.
"Intinya begini, kepemimpinan Pak Jokowi itu harus diimbangi kabinet yang kompeten, intinya pemimpin itu di jajaran yang di bawahnya, perlu orang yang bersih dan intrgitasnya tinggi," ujar dia saat di Gedung MNC Tower Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2014).
Tak hanya itu, pria yang akrab disapa HT ini juga mengatakan, jajaran menteri tersebut harus bisa diajak untuk bekerja sama dan tidak individual, agar bisa membangun negara menjadi lebih baik sesuai dengan visi dan misi pemimpin negara.
"Itu dia, harus mengerti dan bisa diajak bekerja sama. Kalau enggak ngerti ya bagaimana bisa mencapai tujuan yang sama," ungkapnya.
Sampai dengan 4 hari pasca dilantiknya Presiden Jokowi, belum ada keputusan resmi mengenai nama-nama menteri yang akan menduduki kursi kabinet di pemerintahan Jokowi-JK. Penundaan ini disinyalir dilakukan Jokowi agar dia bisa selektif dalam memilih nama calon menteri-menterinya.
(Baca: Ini Harapan HT untuk Pemerintahan Jokowi-JK)
(gpr)
Lihat Juga :