Husen Lupa Jabatan Plt Dirut Pertamina Segera Berakhir
Rabu, 29 Oktober 2014 - 20:22 WIB
Husen Lupa Jabatan Plt Dirut Pertamina Segera Berakhir
A
A
A
JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Muhammad Husen mengaku tak tau bahwa tiga hari lagi, atau pada 31 Oktober mendatang, jabatan Plt Dirut yang disandangnya berakhir.
Seperti diketahui, Husen didapuk untuk menjadi Plt Dirut Pertamina, lantaran Karen Agustiawan yang notabenenya sebagai Dirut Pertamina mengundurkan diri efektif per 1 Oktober 2014.
"Saya juga lupa bahwa saya tinggal tiga hari lagi. Enggak mikirin aja," ujar dia saat melakukan kunjungan ke News Room MNC Plaza, Jakarta, Rabu (29/10/2014).
Bahkan dia mengaku belum mengetahui perihal surat yang dikirimkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno hari ini, terkait pencarian Dirut definitif Pertamina. "Belum ada, bahkan tadi surat itu saya baru tau," jelas Husen.
Kendati demikian, Husen menyerahkan semua keputusan kepada para pemegang saham. Apapun yang diputuskan, dirinya mengaku akan menerimanya.
"Saya kan penugasan aja, kalau keputusan, apapun Pertamina siap aja. Ya karena dia pemegang sahamnya 100%, kalau kami para direksi hanya nurut aja," pungkasnya.
Seperti diketahui, Husen didapuk untuk menjadi Plt Dirut Pertamina, lantaran Karen Agustiawan yang notabenenya sebagai Dirut Pertamina mengundurkan diri efektif per 1 Oktober 2014.
"Saya juga lupa bahwa saya tinggal tiga hari lagi. Enggak mikirin aja," ujar dia saat melakukan kunjungan ke News Room MNC Plaza, Jakarta, Rabu (29/10/2014).
Bahkan dia mengaku belum mengetahui perihal surat yang dikirimkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno hari ini, terkait pencarian Dirut definitif Pertamina. "Belum ada, bahkan tadi surat itu saya baru tau," jelas Husen.
Kendati demikian, Husen menyerahkan semua keputusan kepada para pemegang saham. Apapun yang diputuskan, dirinya mengaku akan menerimanya.
"Saya kan penugasan aja, kalau keputusan, apapun Pertamina siap aja. Ya karena dia pemegang sahamnya 100%, kalau kami para direksi hanya nurut aja," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :