Susi Kesal Kapal Nakal Tak Bisa Dideteksi
Jum'at, 31 Oktober 2014 - 13:42 WIB
Susi Kesal Kapal Nakal Tak Bisa Dideteksi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku kesal dengan alat pemantau kapal yang berlayar di laut Indonesia, tidak bisa mendeteksi kapal nakal yang mematikan pemancar mereka di tengah laut.
"Kita punya alat tracking tapi tidak sempurna. Kalau mereka nakal matikan transmitter (pemancar) tidak ke-detect lagi," ucap Susi di Gedung KKP, Jakarta, Jumat (31/10/2014).
Akibatnya, lanjut susi, pengawasan kapal tidak bisa dilakukan secara maksimal. Pemerintah sulit menjangkau posisi kapal-kapal beredar yang merusak lingkungan.
"Tidak ada pengawasan kerusakan alam kita tidak tahu berapa jauh yang timbul," tegasnya.
Sebab itu, Susi berharap agar peralatan tersebut dapat diperbaharui dengan menggunakan teknologi satelit iridium. Dengan alat tersebut, pemerintah bisa memantau kapal meski alat vessel monitoring system (VMS) tidak dinyalakan.
"Saya menginginkan satelit pakai iridium, jadi tidak ada blankspot. Di mana saja di bumi iridium bisa detect," tandasnya.
"Kita punya alat tracking tapi tidak sempurna. Kalau mereka nakal matikan transmitter (pemancar) tidak ke-detect lagi," ucap Susi di Gedung KKP, Jakarta, Jumat (31/10/2014).
Akibatnya, lanjut susi, pengawasan kapal tidak bisa dilakukan secara maksimal. Pemerintah sulit menjangkau posisi kapal-kapal beredar yang merusak lingkungan.
"Tidak ada pengawasan kerusakan alam kita tidak tahu berapa jauh yang timbul," tegasnya.
Sebab itu, Susi berharap agar peralatan tersebut dapat diperbaharui dengan menggunakan teknologi satelit iridium. Dengan alat tersebut, pemerintah bisa memantau kapal meski alat vessel monitoring system (VMS) tidak dinyalakan.
"Saya menginginkan satelit pakai iridium, jadi tidak ada blankspot. Di mana saja di bumi iridium bisa detect," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :