Arab Pangkas Harga Ekspor Minyak ke AS, WTI Terkoreksi

Selasa, 04 November 2014 - 10:10 WIB
Arab Pangkas Harga Ekspor...
Arab Pangkas Harga Ekspor Minyak ke AS, WTI Terkoreksi
A A A
SEOUL - Minyak mentah West texas Intermediate (WTI) memperpanjang penurunan dari harga terendah sejak Juni 2012 karena Arab Saudi memangkas harga ekspor minyak mentah ke Amerika Serikat (AS) di tengah spekulasi meningkatnya stok minyak mentah di negara tersebut. Harga minyak mentah brent juga terperosok di London.

Kontrak berjangka (futures) turun sebesar 0,8% di New York untuk hari empat berturut-turut. Perusahaan minyak Saudi Arabian Oil Co mamangkas harga minyak ke AS untuk pengiriman Desember, sementara minyak untuk pengiriman ke Asia dan Eropa diberi harga lebih tinggi.

Menurut survei Bloomberg menjelang rilis pemerintah besok, persediaan minyak mentah AS naik 1,9 juta barel ke level tertinggi pada pekan lalu ke level tertinggi 4 bulan.

"Saat ini adalah permainan bodoh antara anggota OPEC dan AS untuk meningkatkan pangsa pasar. Meningkatnya stok minyak mentah di AS tidak akan cukup untuk membuat OPEC menurunkan produksinya, kecuali harga turun secara signifikan menjadi di bawah USD75," kata analis komoditas di Hyundai Futures Inc Will Yun seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (4/11/2014).

WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Desember turun sebanyak 65 sen menjadi USD78,13 per barel dan berada di USD78,37 pukul 10.35 siang waktu Seoul. Kontrak turun USD1,76 ke USD78,78, kemarin.

Semua volume perdagangan kontrak berjangka sekitar 10% di bawah rata-rata 100 hari. Sedangkan harga telah turun 20% sepanjang tahun ini.

Minyak mentah brent di ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Desember turun sebanyak 68 sen atau 0,8% ke USD84,10 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD5,96 untuk WTI, turun dibandingkan kemarin sebesar USD6.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
AS Tembak Kanada dengan...
AS Tembak Kanada dengan Tarif 50%: Dari Mobil, Keju, hingga Stik Hoki Kena Sikat!
5 menit yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
9 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
9 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
10 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
10 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved