Dahlan: Tidak Ada Ceritanya UMK Turun

Selasa, 04 November 2014 - 18:56 WIB
Dahlan: Tidak Ada Ceritanya...
Dahlan: Tidak Ada Ceritanya UMK Turun
A A A
BATAM - Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan, sejauh ini tidak pernah upah minimum kota (UMK) turun. Sejauh ini, pihaknya masih mempertimbangkan beberapa usulan UMK dari pengusaha dan buruh.

Pemkot Batam hingga kini belum memastikan dan memutuskan UMK tahun depan untuk diajukan ke Provinsi. Untuk menemukan angka UMK yang bisa diterima buruh dan pekerja bisa dipastikan pertengahan Desember.

"Tim Ekonomi Kota terus mengkaji nilai upah minimum 2015 yang dianggap sesuai untuk pengusaha dan pekerja," katanya setelah memimpin rapat SKPD di Batam Center, Selasa (4/11/2014).

Meski demikian, hingga kini Pemko Batam belum memiliki perhitungan angka UMK yang sesuai. "Saya belum bisa menentukan angka yang akan diajukan ke Gubernur, namun tidak ada ceritanya bahwa UMK bisa turun," ujarnya.

Sementara, kenaikan UMP tidak berarti UMK otomatis naik dengan kenaikan yang sama pada UMP. Hanya saja UMP menjadi acuan untuk setiap Kabupaten/Kota di Kepri.

Sementara, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam Suprapto mengatakan, Walikota Batam sebagai pemimpin daerah harus punya ketegasan dan mampu mensejahterakan masyarakat.

"Kita berharap Pak Wali (Ahmad Dahlan) segera menetapkan UMK sesuai dengan yang sudah kita ajukan," kata dia.

Selain itu, pihaknya sidah menghubungi wakil para pekerja di Dewan untuk segera mendesak Pemkot segera menyetujui usulan UMK yang sudah diusulkan.

"Usulan tersebut sudah sesuai kelayakan hidup di Batam, kurs dolar, seritifikasi dan lainnya," katanya.

Pihaknya sampai saat ini sudah melayangkan surat ke kepolisian untuk melakukan aksi besar-besaran pada Kamis (6/11) untuk meminta Dahlan segera menyetujui usulan dari para pekerja.

"Demo yang akan digelar melibatkan seluruh Aliansi pekerja se-Batam. Untuk meminta Pak Wali mendengarkan apa yang sudah menjadi kesepakatan para pekerja. Jika Pak Wali memang berniat akan mensejahterakan masyarakatnya diharapkan menerima para pekerja pada Kamis," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved