Penjualan Kalbe Farma Capai Rp12,75 Triliun

Rabu, 05 November 2014 - 10:03 WIB
Penjualan Kalbe Farma...
Penjualan Kalbe Farma Capai Rp12,75 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membukukan penjualan bersih Rp12,75 triliun pada sembilan bulan 2014 atau meningkat 11,5% dibanding periode yang sama pada 2013.

Pertumbuhan penjualan terutama didukung oleh pertumbuhan volume dan kenaikan harga yang dilakukan pada akhir triwulan I/2014. Direktur KLBF Vidjongtius mengatakan, sepanjang sembilan bulan 2014 produk internal Kalbe tumbuh cukup baik didorong oleh pemasaran yang aktif dan penetrasi distribusi. ”Namun, produk pihak ketiga pada Divisi Distribusi & Logistik tetap mengalami pertumbuhan yang lebih rendah,” ungkap dia dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Perseroan, lanjut dia, akan tetap konsisten pada strategi pengembangan portofolio produk, sekaligus mendorong inovasi untuk memperkuat posisi di masa depan. Tahun ini perseroan tetap mempertahankan target pertumbuhan penjualan 11-13%. Target yang lebih rendah dari perkiraan semula ini terkait dengan melemahnya pertumbuhan penjualan produk non-Kalbe. Di mana, margin laba usaha ditargetkan stabil pada kisaran 16-17%. Sepanjang sembilan bulan pertama perseroan membukukan laba bersih Rp1,49 triliun atau Rp32 per saham.

Pencapaian itu sebesar 8,76% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Kuartal III/2013 sebesar Rp1,37 triliun atau Rp29 per saham. Dia menyampaikan, pertumbuhan laba bersih yang lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan penjualan disebabkan menurunnya marjin laba kotor dan kenaikan beban bunga dan keuangan.

”Serta, biaya rupa-rupa,” kata dia. Analis DBS Vickers Securities Indonesia, Maynard Arif, yakin Kalbe dapat mempertahankan pertumbuhan penjualan di kisaran 11-13%, mengingat secara historis kuartal IV kerap memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi perseroan.

Saat ini ada beberapa isu jangka pendek yang harus diperhatikan perseroan, seperti pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta kenaikan harga BBM. ”Kami berharap, Kalbe mendapatkan keuntungan dari belanja kesehatan yang lebih tinggi,” pungkas dia.

Hermansah
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
16 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
48 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
12 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved