Infrastruktur Bobrok, JK Pede Ekonomi RI Tumbuh 7%
Rabu, 05 November 2014 - 15:31 WIB
Infrastruktur Bobrok, JK Pede Ekonomi RI Tumbuh 7%
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla (JK) pede ekonomi Indonesia akan tumbuh 7% meski saat ini kondisi infrastruktur masih bobrok.
JK menilai, masih banyak potensi infrastruktur Indonesia yang belum tergarap. Hal ini tentu bisa menjadi peluang untuk investasi.
"Ini justru peluang yang sangat besar. Tanpa banyak infrastruktur yang dibangun, jalan yang agak rusak, tapi ekonomi kita tumbuh rata-rata 5,1%," katanya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Lebih lanjut, dia menuturkan, jika infrastruktur dapat diperbaiki, maka bukan hal mustahil ekonomi Indonesia bisa tumbuh 7% hingga 8%.
"Dengan kondisi kita yang sekarang, justru buat kita lebih mudah mencapai pertumbuhan 7%-8% dibanding negara lain. Karena potensi kita banyak yang belum tergarap," jelas dia.
Bahkan, JK meyakini jika infrastruktur Indonesia diperbaiki, maka negara seperti Jepang dan Singapura akan kalah dengan Indonesia.
"Kalau kita seperti Jepang dan Singapura yang sudah hampir sempurna, maka mereka pertumbuhannya tidak setinggi kita," pungkasnya.
JK menilai, masih banyak potensi infrastruktur Indonesia yang belum tergarap. Hal ini tentu bisa menjadi peluang untuk investasi.
"Ini justru peluang yang sangat besar. Tanpa banyak infrastruktur yang dibangun, jalan yang agak rusak, tapi ekonomi kita tumbuh rata-rata 5,1%," katanya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Lebih lanjut, dia menuturkan, jika infrastruktur dapat diperbaiki, maka bukan hal mustahil ekonomi Indonesia bisa tumbuh 7% hingga 8%.
"Dengan kondisi kita yang sekarang, justru buat kita lebih mudah mencapai pertumbuhan 7%-8% dibanding negara lain. Karena potensi kita banyak yang belum tergarap," jelas dia.
Bahkan, JK meyakini jika infrastruktur Indonesia diperbaiki, maka negara seperti Jepang dan Singapura akan kalah dengan Indonesia.
"Kalau kita seperti Jepang dan Singapura yang sudah hampir sempurna, maka mereka pertumbuhannya tidak setinggi kita," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :