Menteri Tak Boleh Bungkam soal MoU dengan China
Rabu, 05 November 2014 - 18:42 WIB
Menteri Tak Boleh Bungkam soal MoU dengan China
A
A
A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Didik J Rachbini menilai, seharusnya para menteri ekonomi tidak bungkam soal hasil Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian BUMN dengan PT KAI, PT PLN, dan China International Fund (CIF).
Karena, kewajiban seorang menteri salah satunya memberikan penjelasan kepada awak media untuk menyampaikan informasi. Apalagi MoU adalah sifatnya umum.
"Sekarang tanya ke menterinya, kenapa enggak mau ngomong? Harus transparan. Apalagi itu MoU. Karena setiap tindakan MoU itu tak boleh ditutup-tutupi," ujar dia saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Menurutnya, jika menteri sampai bungkam dan tidak mau menjelaskan, artinya sudah melanggar Undang-Undang publikasi. Karena, informasi mengenai keputusan MoU tersebut harusnya diketahui media.
"Kalau berkaitan dengan rahasia negara seperti perang, dan rahasia besar lainnya, bolehlah. Tapi kan ini hanya MoU," ujar Didik.
Seperti diberitakan sebelumnya, MoU antara Kementerian BUMN dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT PLN, dan China International Fund (CIF) berlangsung tertutup pasa awal pekan ini.
(Baca: Para Menteri Ekonomi Bungkam soal MoU dengan China)
Karena, kewajiban seorang menteri salah satunya memberikan penjelasan kepada awak media untuk menyampaikan informasi. Apalagi MoU adalah sifatnya umum.
"Sekarang tanya ke menterinya, kenapa enggak mau ngomong? Harus transparan. Apalagi itu MoU. Karena setiap tindakan MoU itu tak boleh ditutup-tutupi," ujar dia saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Menurutnya, jika menteri sampai bungkam dan tidak mau menjelaskan, artinya sudah melanggar Undang-Undang publikasi. Karena, informasi mengenai keputusan MoU tersebut harusnya diketahui media.
"Kalau berkaitan dengan rahasia negara seperti perang, dan rahasia besar lainnya, bolehlah. Tapi kan ini hanya MoU," ujar Didik.
Seperti diberitakan sebelumnya, MoU antara Kementerian BUMN dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT PLN, dan China International Fund (CIF) berlangsung tertutup pasa awal pekan ini.
(Baca: Para Menteri Ekonomi Bungkam soal MoU dengan China)
(izz)
Lihat Juga :