Pemerintah Diminta Atasi Kekurangan Jumlah Pilot

Rabu, 05 November 2014 - 20:15 WIB
Pemerintah Diminta Atasi...
Pemerintah Diminta Atasi Kekurangan Jumlah Pilot
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pendidikan Penerbangan Indonesia (APPI) meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menjabatani kebutuhan pilot oleh maskapai penerbangan terhadap kapasitas jumlah penerbangan.

Ketua Umum APPI, Soenaryo mengatakan pemerintah seharusnya bisa memberikan solusi terhadap permasalahan kurangnya sumber daya penerbangan pada saat ini. Tumbuhnya industri penerbangan di Tanah Air tidak diimbangi dengan kapasitas jumlah penerbang yang ada.

"Kita minta pemerintah menjebatani kebutuhan pilot oleh maskapai dan ketersediaannya di sekolah penerbangan," kata Soenaryo usai menghadiri workshop APPI dan Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Dirjen Perhubungan Udara di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pemerintah bisa menjadi penghubung antara maskapai penerbangan dan sekolah pilot melalui lembaga keuangan. Pasalnya, permasalahan kurangnya tenaga pilot karena mahalnya biaya pendidikan di Indonesia. Untuk diketahui rata-rata biaya pendidikan pilot mencapai Rp700 juta.

"Pemerintah bisa menjadi penghubung, dengan dibantu bank sehingga memberikan pinjaman pendanaan pendidikan bagi calon pilot. Sehingga gajinya bisa dipotong setelah masa kerja nanti, yang penting lembaga keuangan tersebut harus mempunyai payung hukumnya," tegasnya.

Saat ini APPI terdiri dari 22 sekolah penerbangan yang terdapat diseluruh Indonesia. Sedangkan total sekolah penerbangan yang ada di Indonesia mencapai 24 sekolah. Menurutnya, setiap tahun dalam satu sekolah penerbangan dapat menghasilkan 15-20 pilot.

"Kita tidak hanya meningkatkan jumlah pilot, tapi juga meningkatkan kualitas dan keamanannya. Untuk mengatasi jumlah pilot bisanya menggunakan pilot asing yaitu untuk kebutuhan khusus seperti Garuda yang belum mempunyai pilot untuk jenis pesawat B777," pungkasnya.

(Baca: 10 Tahun Kedepan Asia Pasifik Butuh 250.000 Pilot)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
7 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
8 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
9 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
10 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
11 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
12 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved