Basis Kebijakan Perdagangan Indonesia Tidak Jelas

Kamis, 06 November 2014 - 15:35 WIB
Basis Kebijakan Perdagangan...
Basis Kebijakan Perdagangan Indonesia Tidak Jelas
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Hendri Saparini menuturkan, basis kebijakan perdagangan dan industri di Indonesia tidak jelas.

Menurutnya, banyak sekali yang harus ditata dari kebijakan perdagangan dan industri di Indonesia.

"Banyak sekali yang harus ditata dari kebijakan perdagangan dan industri. Kalau kita melakukan penataan terhadap illegal logging fishing ini hanya jadi salah satu. Itu hanya satu puzzle saja," ujar dia di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (6/11/2014).

Dia menegaskan, Indonesia harus memiliki basis kajian yang jelas mengenai industri dan perdagangan di Indonesia. Hendri menambahkan, tidak bisa semua sektor dijadikan prioritas seperti yang sering dilontarkan Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel.

"Orientasi dalam negeri akan beda dengan orientasi ekspor. Kita ingin membangun optimisme baru. Tapi kita tidak ada prioritas. Semua jadi prioritas enggak bisa," tambahnya.‬

Hendri menambahkan, misalnya beberapa primary komoditi menjadi prioritas kita, maka harus jelas seberapa besar permintaan dunia. Seberapa kuat posisi Indonesia, dan sejauh mana value added yang bisa didapatkan Indonesia dari barang komoditi tersebut.

"Seperti yang sudah saya sebutkan, beberapa contoh misalnya primary komoditi jadi prioritas kita. Kalau memang iya, seberapa besar permintaan dunia, posisi indonesia ada di mana dan bagaimana indonesia mampu memberikan value added," tukasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap 28 Kasus TPPO dalam 20 Hari, 29 Pelaku Ditangkap
Gagalkan Perdagangan...
Gagalkan Perdagangan Orang ke Malaysia, Ditpolair Amankan Satu Nahkoda Speed Boat
Penangkapan Kawanan...
Penangkapan Kawanan Pelaku TPPO di Banten
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Perdagangan Dunia Tahun...
Perdagangan Dunia Tahun Ini Mengalami Perlambatan 10,4%
Berita Terkini
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
4 jam yang lalu
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
5 jam yang lalu
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
5 jam yang lalu
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
5 jam yang lalu
Tok! Eksportir SDA Wajib...
Tok! Eksportir SDA Wajib Pulangkan 100% Devisa Hasil Ekspor ke Dalam Negeri Mulai Juni 2026
8 jam yang lalu
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
9 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved