Kenaikan BBM Harus Menyesuaikan ICP

Senin, 10 November 2014 - 14:45 WIB
Kenaikan BBM Harus Menyesuaikan...
Kenaikan BBM Harus Menyesuaikan ICP
A A A
JAKARTA - Pengamat Kebijakan Energi Sofyano Zakaria mengingatkan kabinet Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan harga minyak mentah nasional (Indonesia Crude Price/ICP) dalam menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

"Menyesuaikan harga jual BBM subsidi ketika harga minyak dunia turun dan di bawah patokan harga minyak Indonesia atau ICP, pasti akan bermasalah dengan pihak parlemen di DPR," kata dia di Jakarta, Senin (10/11/2014).

Menurut dia, pihak yang kontra dengan kebijakan untuk menyesuaikan harga jual BBM bersubsidi, akan menggunakan patokan ICP yang telah disahkan dalam UU APBN, sebagai senjata pamungkas menentang kebijakan pemerintahan saat ini.

Sofyano menyebut pemerintah bisa saja tak menaikkan harga BBM bersubsidi. Apalagi pertimbangan pemerintah hanya untuk mengalihkan subsidi langsung ke masyarakat.

"Misalnya dengan mengeluarkan kebijakan yang mampu mengurangi besaran subsidi dengan membuat Peraturan Menteri ESDM yang melarang penjualan BBM dusbsidi terhadap kendaraan milik pribadi, milik pemerintah, BUMN, BUMD, serta milik TNI dan Polri," ujar dia.

Melalui Permen tersebut, pihak yang berhak untuk mengonsumsi BBM bersubsidi hanyalah angkutan umum dan sepeda motor. Dengan demikian kendaraan roda empat, pelat hitam, pelat Merah, dan pelat khusus milik TNI POLRI tidak dibenarkan menggunakan BBM bersubsidi.

"Permen ESDM semacam ini sudah pernah dilakukan di masa Pemerintahan SBY dengan melahirkan Peraturan Menteri ESDM No. 1/2013 yang tidak membolehkan penggunaan BBM subsidi bagi kendaraan perkebunan dan angkutan pertambangan. Dan ternyata ini mampu mengurangi besaran subsidi BBM," katanya.

Ia pun menilai penerbitan Permen ini minim resistensi ketimbang melakukan penaikan BBM bersubsidi. Banyak implikasi negatif bila pemerintah saat ini benar-benar menaikkan harga.

"Artinya, dengan dibuatnya Permen ESDM tersebut, pemerintah hanya akan memberikan BBM subsidi hanya kepada kendaraan angkutan umum dan sepeda motor saja," tuturnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
43 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved