Indonesia Butuh Rp1.377 T untuk Biayai Transisi Energi, Wamen BUMN: Berjalan 25 Tahun
Kamis, 02 Mei 2024 - 13:43 WIB
loading...
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengatakan, transisi energi dengan nilai capex sebesar Rp1.377 triliun hanya bisa diselesaikan hingga 25 tahun mendatang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Total capital expenditure (capex) atau belanja modal yang dibutuhkan untuk membiayai program transisi energi di dalam negeri mencapai USD85 miliar atau setara Rp1.377 triliun (kurs Rp16.200). Pasalnya, transisi energi menjadi program terbesar dan terpanjang sepanjang sejarah Indonesia.
Baca Juga: Dirjen EBTKE: Transisi Energi Pilihan Mutlak
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengatakan, transisi energi dengan nilai capex sebesar Rp1.377 triliun hanya bisa diselesaikan hingga 25 tahun mendatang.
Karena itu, dia memastikan pemerintah melalui Kementerian BUMN dan kementerian terkait melakukan review setiap tahunnya. Tujuannya, pastikan program transisi energi ini berjalan dengan baik atau sesuai dengan target net zero emission 2060 .
“Ini program sangat luas dan lebar, saya rasa ke depan impact ekonomi luar biasa, kita menghitung capex dibutuhkan USD85 miliar, secara total,” ujar Wamen BUMN , Tiko saat gelaran BUMN Forum 2024.
“Jadi ini merupakan program mungkin terpanjang dan terbesar di negara kita, program ini akan berjalan hampir 25 tahun ke depan,” paparnya.
Baca Juga: Hingga 20 Tahun ke Depan Indonesia Masih Kecanduan Bahan Bakar Fosil
Baca Juga: Dirjen EBTKE: Transisi Energi Pilihan Mutlak
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengatakan, transisi energi dengan nilai capex sebesar Rp1.377 triliun hanya bisa diselesaikan hingga 25 tahun mendatang.
Karena itu, dia memastikan pemerintah melalui Kementerian BUMN dan kementerian terkait melakukan review setiap tahunnya. Tujuannya, pastikan program transisi energi ini berjalan dengan baik atau sesuai dengan target net zero emission 2060 .
“Ini program sangat luas dan lebar, saya rasa ke depan impact ekonomi luar biasa, kita menghitung capex dibutuhkan USD85 miliar, secara total,” ujar Wamen BUMN , Tiko saat gelaran BUMN Forum 2024.
“Jadi ini merupakan program mungkin terpanjang dan terbesar di negara kita, program ini akan berjalan hampir 25 tahun ke depan,” paparnya.
Baca Juga: Hingga 20 Tahun ke Depan Indonesia Masih Kecanduan Bahan Bakar Fosil
Lihat Juga :