Pembebasan Lahan Diambil Alih Pemerintah

Rabu, 12 November 2014 - 10:30 WIB
Pembebasan Lahan Diambil...
Pembebasan Lahan Diambil Alih Pemerintah
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum siap mengambil alih proses penyelesaian pembebasan lahan Tol Pemalang-Batang.

Saat ini progres pembebasan lahan ruas tol tersebut masih minim. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono mengatakan, siap mengambil alih proyek Tol Pemalang- Batang jika masih terkendala pembebasan lahan. “Pemalang- Batang akan kita coba selesaikan dengan mendiskusikannya bersama Direktorat Jenderal Bina Marga. Kami melihat investornya masih tersendat-sendat dalam mengusahakan pembebasan lahannya,” ujar dia di kantornya kemarin.

Menurut dia, Tol Pemalang- Batang merupakan tanggung jawab pemerintah. Tol tersebut juga merupakan sambungan dari Tol Trans-Jawa namun perkembangan lahannya tidak mengalami kemajuan. “Kita akan coba selesaikan, karena tol ini juga merupakan tanggung jawab pemerintah. Apalagi, pembebasan lahan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah,” tegasnya.

Basuki menambahkan, tersendatnya pembebasan lahan di ruas tersebut akibat tidak difasilitasi antara tim pembebasan lahan dengan pihak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). “Sebenarnya tidak ada masalah di lapangan. Barangkali, ruas Pemalang- batang seharusnya bisa difasilitasi oleh BUJT melalui tim di lapangan yang membebaskan lahan,” ujar dia.

Lebih lanjut Basuki menjelaskan, akan memantau perkembangan ruas tol tersebut dalam waktu dua bulan dengan memanfaatkan undang-undang lahan No 2 tahun 2012. Sementara, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PU-PERA Achmad Ghany Gazaly mengatakan, langkah pemerintah mengambil alih ruasTol Pemalang- Batang sudah seharusnya. Dia beralasan, pengambil alihan tol tersebut bisa dilakukan dengan menawarkan kembali kepada investor yang berbeda.

“Nanti kita akan pakai Undang-Undang Lahan No 2 Tahun 2012. Setelah bebas lahan tersebut, 75% misalnya, baru kita lihat kemampuan BUJT nya, apakah bisa melanjutkan konstruksi atau tidak. Kalau tidak bisa, kita ambil alih dengan menawarkan kepada investor yang lain,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pembebasan lahan di ruas tol tersebut anggarannya telah ada di Badan layanan Umum (BLU).

Ichsan amin
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
8 menit yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
28 menit yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
1 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
2 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
2 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved