RI Siap Maksimalkan Investasi AS Rp745 T
Rabu, 12 November 2014 - 12:30 WIB
RI Siap Maksimalkan Investasi AS Rp745 T
A
A
A
JAKARTA - Investor Amerika Serikat (AS) siap berinvestasi di Indonesia sebesar USD61 miliar atau sekitar Rp744,87 triliun (kurs RpR12.211/USD).
Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mengaku mempunyai beberapa program yang dapat didanai dari investasi tersebut. Salah satunya pariwisata.
"Saya ucapkan terimakasih dulu kepada mereka. Yang paling mudah adalah pariwisata, karena pariwisata itu langsung menyentuh masyarakat dengan membuka bebas visa bagi lima negara," ujarnya di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Rabu (12/11/2014).
Dia mengatakan, lima negara yang akan dibebaskan visanya adalah China, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Rusia.
Menurutnya, dengan dibebaskannya visa tersebut, diperkirakan dapat mendatangkan 450-500 ribu wisatawan Indonesia.
"Mereka langsung bisa masuk Indonesia tanpa visa. Ini dengan demikian kita bisa meningkatkan devisa sampai sekitar USD450 juta per tahun," jelas Indroyono.
Pihaknya juga akan memberikan kemudahan masuknya kapal-kapal layar, kapal yacht dan kapal wisata untuk bisa masuk ke Indonesia.
"Sekarang para gubernur, wali kota/bupati mari berkampanye sama-sama. Mereka yang promosi. Kami buka kesempatan ini mereka bisa berwisata, masuk. Kalau mereka yang biasa ke Bali, mampir dong ke Lombok atau daerah lain," tuturnya.
Selanjutnya, dia mengaku akan menyerahkannya kepada pemerintah daerah untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam merealisasikan hal ini.
"Sekarang tugasnya bupati karena ini otonomi daerah. Pemerintah sedang memberi kesempatan untuk mempermudah wisatawan masuk ke Indonesia," pungkas dia.
Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mengaku mempunyai beberapa program yang dapat didanai dari investasi tersebut. Salah satunya pariwisata.
"Saya ucapkan terimakasih dulu kepada mereka. Yang paling mudah adalah pariwisata, karena pariwisata itu langsung menyentuh masyarakat dengan membuka bebas visa bagi lima negara," ujarnya di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Rabu (12/11/2014).
Dia mengatakan, lima negara yang akan dibebaskan visanya adalah China, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Rusia.
Menurutnya, dengan dibebaskannya visa tersebut, diperkirakan dapat mendatangkan 450-500 ribu wisatawan Indonesia.
"Mereka langsung bisa masuk Indonesia tanpa visa. Ini dengan demikian kita bisa meningkatkan devisa sampai sekitar USD450 juta per tahun," jelas Indroyono.
Pihaknya juga akan memberikan kemudahan masuknya kapal-kapal layar, kapal yacht dan kapal wisata untuk bisa masuk ke Indonesia.
"Sekarang para gubernur, wali kota/bupati mari berkampanye sama-sama. Mereka yang promosi. Kami buka kesempatan ini mereka bisa berwisata, masuk. Kalau mereka yang biasa ke Bali, mampir dong ke Lombok atau daerah lain," tuturnya.
Selanjutnya, dia mengaku akan menyerahkannya kepada pemerintah daerah untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam merealisasikan hal ini.
"Sekarang tugasnya bupati karena ini otonomi daerah. Pemerintah sedang memberi kesempatan untuk mempermudah wisatawan masuk ke Indonesia," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :