Masuk UMA, BEI Awasi Aktivitas Saham BUMI

Jum'at, 14 November 2014 - 15:55 WIB
Masuk UMA, BEI Awasi...
Masuk UMA, BEI Awasi Aktivitas Saham BUMI
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawasi aktivitas harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) karena telah terjadi penurunan harga dan peningkatan aktivitas transaksi saham di luar kebiasaan dibanding periode sebelumnya (unusual market activity/UMA).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy mengatakan, BEI telah meminta konfirmasi kepada BUMI pada 12 November terkait hal tersebut.

"Sampai saat ini, Bursa masih menunggu jawaban dari perseroan," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Jumat (14/11/2014).

Adapun informasi terakhir yang dipublikasikan oleh Bursa adalah informasi tanggal 12 November 2014 melalui pengumuman bursa di website resmi mengenai penjelasan atas permintaan penjelasan Bursa mengenai penundaaan pembayaran bunga oblgasi hingga akhir 2014.

"Terkait terjadinya UMA atas saham BUMI tersebut, kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola saham itu," ujarnya.

Karena itu, dia mengharapkan kepada para investor untuk memperhatikan jawaban BUMI atas permintaan konfirmasi Bursa, dan kinerja BUMI dan keterbukaan informasinya.

Selain itu, mengkaji kembali rencana aksi korporasi BUMI jika rencana itu belum mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang bisa timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Kendati demikian, menurut dia, pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Adapun harga saham BUMI pukul 15.50 WIB berada di Rp103 per lembar. Harga itu turun 2 poin atau 1,90% dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp105 per lembar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Jaga Distribusi BBM...
Jaga Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal
1 jam yang lalu
LPEU MUI Luncurkan Perumahan...
LPEU MUI Luncurkan Perumahan Merah Putih di Bogor, Terapkan Konsep Syariah Bebas Riba
1 jam yang lalu
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
1 jam yang lalu
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
6 jam yang lalu
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
7 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved