Garap Penumpang TKI, Pelni Berencana Buka Rute Indonesia-Malaysia

Senin, 17 November 2014 - 13:41 WIB
Garap Penumpang TKI,...
Garap Penumpang TKI, Pelni Berencana Buka Rute Indonesia-Malaysia
A A A
BATAM - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) mewacanakan membuka rute internasional, khususnya rute ke negara-negara tetangga yang banyak mempekerjakan tenaga kerja asal Indonesia.

Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi mereka untuk pulang ke Tanah Air dengan biaya yang lebih terjangkau. Direktur Utama PT Pelni Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan, pihaknya tengah mewacanakan kemungkinan membuka rute internasional, khususnya Malaysia. Untuk mendukung kinerja perseroan di masa mendatang. Beberapa rute yang berpotensi untuk dijajaki adalah Penang, Johor Bahru dan Tawau.

“Memang sudah ada wacana membuka rute ke Malaysia,” ungkap dia kepada wartawan di sela-sela pelayaran KM Kelud Jakarta-Batam, akhir pekan lalu. Dia menjelaskan wacana tersebut untuk merespons pemberlakuan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA). Apalagi, sebenarnya potensi penumpang di ketiga daerah tersebut cukup besar. Karena, banyak warga negara Indonesia yang bekerja di sana.

Namun untuk merealisasikan rencana tersebut, PT Pelni harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari pemerintah. Apalagi, PT Pelni mendapatkan dana subsidi public service obligation (PSO) dari pemerintah. Sehingga, dalam menentukan sebuah rute, harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari pemerintah. Selama ini, BUMN ini harus melayani ruterute panjang dan tidak menguntungkan, terutama di wilayah timur Indonesia.

Jika pemerintah memberikan restu untuk merealisasikan wacana tersebut, PT Pelni akan menyiapkan beberapa kapal untuk melayani rute-rute tersebut. Misalnya saja KM Kelud ke Penang dan KM Sinabung ke Johor Bahru. Saat ini, KM Kelud melayani rute Tanjung Priok- Batam-Tanjung Balai-Belawan. Sedangkan, KM Sinabung melayani rute Surabaya-Makasar- Bau Bau-Namlea-Ambon- Ternate-Bitung. PT Pelni juga terus membenahi dan mempercantik 25 kapal yang dioperasikan.

Kapal tua yang dijadikan kapal percontohan untuk pelayanan terbaik adalah KM Kelud. Kapal berusia 17 tahun ini dipermak besar-besaran. Ada fasilitas baru yang dipasang, seperti pusat bermain anak, mini-gymuntuk berolahraga, ruang konferensi yang disewakan untuk korporat maupun ruang game center. Menu makanan pun bervariasi, serta toilet baru seperti di pusat perbelanjaan. PT Pelni mengeluarkan dana di kisaran Rp5 miliar untuk merenovasi KM Kelud ini.

Hingga akhir tahun ada empat kapal yang juga masuk dock, yakni Tidar, Pangrango, Caraka dan Wilis. Langkah strategis tersebut diharapkan bisa menghapuskan citra atau image pelayanan buruk PT Pelni.

Sehingga, penumpang benar-benar dapat menikmati perjalanannya dengan berbagai aktivitas. Corporate Secretary PT Pelni Yahya Kuncoro menambahkan, pemerintah telah menyetujui anggaran PSO 2015 sebesar Rp1,6 triliun. Hal itu membuat PT Pelni berkewajiban menunjukkan perubahan nyata dari sisi pelayanan, prasarana dan sarana di atas kapal, maupun pelayanan di daratan.

“Kami telah menyusun rencana sepanjang 2015 untuk memastikan anggaran PSO dapat diserap dengan baik dan tepat sasaran. Penggunaannya pun akan mengarah pada kepentingan pelanggan kapal Pelni. Salah satunya seperti make over KM Kelud dan akan dilanjutkan dengan KM Tidar,” papar dia.

Hermansah
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
16 menit yang lalu
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
26 menit yang lalu
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
1 jam yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
1 jam yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
1 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved