Penetapan Pelabuhan Batu Bara Tunggu Restu Menteri ESDM

Selasa, 18 November 2014 - 18:43 WIB
Penetapan Pelabuhan...
Penetapan Pelabuhan Batu Bara Tunggu Restu Menteri ESDM
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan segera menetapkan 14 pelabuhan khusus batu bara. Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Menteri Perhubungan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Sukhyar mengatakan draft SKB tersebut sudah selesai disusun dan segera disodorkan kepada Menteri ESDM. "Draftnya sudah selesai. Rencananya ada 14 pelabuhan yang akan ditetapkan," kata Sukhyar di Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Menurut Sukhyar, pelabuhan khusus batu bara bertujuan untuk meningkatkan pendapatan negara dan menekan aksi penyelundupan batu bara. Ditjen Minerba, lanjutnya, sudah melakukan pendataan pelabuhan yang selama ini dipakai untuk aktivitas bongkar muat batu bara.

Sukhyar menyebut, terdapat 170 pelabuhan berskala besar dan skala kecil di seluruh Indonesia. Hasil pendataan itu kemudian dibahas bersama dengan pemangku kepentingan guna mendapatkan jumlah pelabuhan khusus yang akan ditetapkan.

Dikatakan Sukhyar, pemegang perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) sudah memiliki pelabuhan masing-masing. Sedangkan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu bara tidak semuanya memiliki pelabuhan.

Ia menegaskan, kegiatan bongkar muat batu bara nantinya hanya melalui pelabuhan yang telah ditetapkan pemerintah. "Perjanjian kerja sama antara pelaku usaha dan pengelola pelabuhan dilakukan secara business to business. Pemerintah akan masuk tatkala ada permasalahan," jelasnya.

Sebagai informasi, pelabuhan yang direncanakan menjadi pelabuhan utama masing-masing terdapat 7 pelabuhan di Kalimantan dan Sumatera. Untuk wilayah Kalimantan akan mencakup Kalimantan Timur, Balikpapan Bay, Adang Bay, Berau dan Maliy, Kalimantan Selatan, Tobaneo, Pulau Laut, Sungai Danau dan Batu Licin. Sedangkan untuk Sumatera mencakup Aceh, Padang Bay, Riau Bay, Jambi Bay, Bengkulu Port, Tanjung Api-Api dan Tarahan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tanpa DMO Batu Bara,...
Tanpa DMO Batu Bara, Industri Semen hingga Tekstil Bakal Sempoyongan
ESDM Tolak Rencana Produksi...
ESDM Tolak Rencana Produksi Batu Bara 51 Perusahaan Sebanyak 7,8 Juta Ton
Batu Bara Kembali Diekspor...
Batu Bara Kembali Diekspor Secara Bertahap
Target Produksi Batu...
Target Produksi Batu Bara Nasional 2022 Capai 663 Juta Ton
Aksi Damai Protes Bisnis...
Aksi Damai Protes Bisnis Kotor Batubara
Transformasi Batubara...
Transformasi Batubara Menuju Energi Bernilai Tambah
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
3 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
4 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
4 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
4 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
4 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
5 jam yang lalu
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved