ICW Minta Jokowi Tagih Piutang Negara

Rabu, 19 November 2014 - 20:20 WIB
ICW Minta Jokowi Tagih...
ICW Minta Jokowi Tagih Piutang Negara
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk menagih piutang negara yang ditinggalkan oleh pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Koordinator Divisi Monitoring dan Analisis Anggaran Indonesia Korruption Watch (ICW) Firdaus Ilyas mengatakan, selain menaikkan harga BBM bersubsidi, salah satu upaya menyehatkan APBN, Presiden Jokowi harus menuntaskan piutang negara.

"Pemerintah Jokowi-JK harus bisa merealisasikan penyelesaian piutang negara 2013 yang menjadi PR pemerintahan SBY yang belum tuntas dimana sudah mencapai Rp259,8 triliun," kata Firdaus, di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2014).

Untuk diketahui, berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pada tahun 2013 jumlah piutang negara mengalami kenaikan dari Rp225,5 triliun tahun 2012 menjadi Rp259,8 triliun pada tahun 2013. Dari Rp259,8 triliun piutang negara tersebut berupa, piutang pajak Rp103,2 triliun, dan piutang bukan pajak Rp147,7 triliun.

Mengatasi masalah piutang negara itu, Firdaus mengatakan, Jokowi-JK harus mampu menunjuk para 'debt collector' yang berani menagih hak-hak negara tersebut.

"Jokowi-JK harus mampu menunjuk 'debt collector' seperti Jaksa Agungnya harus berani, Dirjen Pajak serta bea cukainya pun harus mampu menagih, selain itu Kapolrinya pun harus bersih. Maka bisa menagih piutang tersebut," kata dia.

Lantas, berapa lama Jokowi mampu menarik piutang negara yang kini nilainya lebih besar dari pada beban subsidi BBM itu? Firdaus mengatakan, Presiden Jokowi tidak perlu menghabiskan waktu lebih dari tiga tahun untuk membereskan masalah tersebut.

"Cukup sampai dua atau tiga tahun saja, itu tadi, tergantung bagaimana keberanian para petugas debt collector-nya Jokowi itu bekerja," kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved