Pemerintah Bahas Masalah Penyediaan Air Bersih

Senin, 24 November 2014 - 10:29 WIB
Pemerintah Bahas Masalah...
Pemerintah Bahas Masalah Penyediaan Air Bersih
A A A
JAKARTA - Para menteri Kabinet Kerja hari ini berkumpul untuk membahas masalah penyediaan air bersih yang dinilai sebagai salah satu aspek penting dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah dengan melaksanakan acara Indonesia Water Learning Week.

Direktur Jenderal Sumberdaya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU Pera) Mudjiadi menerangkan bahwa dalam acara ini akan dibahas terkait permasalahan pemanfaatan air di Indonesia.

"Pesatnya pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi saat ini telah menyebabkan semakin tingginya konflik di antara berbagai penggunaan air," ujarnya dalam acara tersebut di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (24/11/2014).

Permasalahan pemanfaatan air ini, yakni memburuknya kualitas air yang disebabkan polusi limbah industri, rumah tangga dan perkotaan, penurunan permukaan tanah akibat penggunaan air besar-besaran yang kurang bijaksana, hingga meningkatnya bahaya banjir akibat penataan sanitasi yang buruk.

"Untuk itu diperlukan pengelolaan sumber daya air terpadu untuk mengatasi tantangan terhadap sektor sumberdaya air di Indonesia," katanya.

Dalam kaitannya pada kegiatan ekonomi, kondisi ini jelas penting untuk diperhatikan mengingat eratnya berbagai kegiatan produksi pada ketersediaan air yang berhubungan langsung maupun tidak langsung.

Menurutnya, hubungan antara air, pangan dan energi sangat terkait erat. Sejauh ini sektor pertanian adalah konsumen terbesar dari pasokan air. Air juga digunakan untuk menghasilkan listrik.

"Pengembangan solusi berkelanjutan akan mengarah pada peningkatan pembangunan ekonomi, sehingga air harus dilihat sebagai sektor yang penting," jelad dia.

Direncanakan hadir dalam acara ini adalah Menteri PU Pera Basuki Hadimuljono, Menteri PPN Andrinof A Cahniago, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kesehatan Nila Moelok.

Acara ini juga menghadirkan sejumlah pembicara diantaranya Menteri PU Era Kbinet Indonesia Bersatu Djoko Kirmanto, Direktur Utama PT Krakatau Tirta Industri Tonno Sapoetra, Rektor Universitas Parahayangan Robertus Wahyudi Triweko, dan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Deddy Supriadi Priatna.

Acara yang terselenggara berkat kerjasama antara Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kementerian PPN, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU Pera, Kementerian ESDM dan Asian Defelopment Bank akan berlangsung selama 3 hari pada 24-26 November 2014.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dijuluki Negeri Seribu...
Dijuluki Negeri Seribu Pulau, Indonesia Kaya Akan Sumber Daya Alam Apa?
Tata Kelola SDA Sultra...
Tata Kelola SDA Sultra Harus Serap Kepentingan Warga Lokal
Diskusi Forum Legislasi...
Diskusi Forum Legislasi Pembahasan Sumber Daya Alam
Terus Menuai Penolakan,...
Terus Menuai Penolakan, UU PSDN Dinilai Minim Partisipasi Publik
Prabowo Terbitkan PP...
Prabowo Terbitkan PP DHE SDA: Kewajiban Penempatan Devisa 100% ke Bank Nasional
Para Pemimpin Energi...
Para Pemimpin Energi Indonesia Berkumpul Bahas Tantangan ke Depan
Berita Terkini
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
1 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
1 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
2 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
3 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved