Susi Diminta Pikirkan Nasib Nelayan ke Depan

Rabu, 26 November 2014 - 12:57 WIB
Susi Diminta Pikirkan...
Susi Diminta Pikirkan Nasib Nelayan ke Depan
A A A
JAKARTA - Ketua Kelompok Kerja Masyarakat Pesisir (KKMP) Karawang, Ijang meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memikirkan nasib nelayan ke depan.

Hal ini terkait dengan pesisir Karawang yang kerap menjadi tempat riset, studi dan uji coba penlitian bidang perikanan.

Mahasiswa dari sejumlah kampus, termasuk Institut Teknik Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) serta kampus lain, juga sering melakukan pengabdian dan kuliah kerja nyata di pesisir Karawang.

"Sekarang lagi ngebon udang Panama, temuan dari IPB. Jadi masyarakat di sini walaupun cuma lulusan SMA, sering mendapat transfer ilmu dari para peneliti. Para nelayan di sini ramah dan peduli lingkungan, karena sering mengikuti pelatihan dari pemerintah," papar dia dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (26/11/2014).

Dia mengungkapkanya, KKMP membina ribuan nelayan di 12 pantai Karawang yang sudah terlatih untuk mengelola potensi perikanan laut sekaligus menjaga ekosistem laut yang ada.

Di Cilebar sudah didirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perikanan, yang saat ini baru angkatan ketiga dan belum memiliki lulusan. Keberadaan SMK ini diharapkan melahirkan generasi muda yang cinta dan paham perikanan.

"Ini kan sesuai visi Pak Jokowi membentuk poros maritim. Tapi apabila dibangun pelabuhan, menangkap ikan sudah tidak mungkin. Terus untuk apa adanya sekolah tersebut, kemana lulusannya nanti?" tanya Ijang.

Dia sangat berharap pemerintah melihat nasib nelayan ke depan dengan tidak membangun fasilitas penunjang bisnis belaka.

Selain itu, pemerintah juga harus mengerti keadaan masyarakat. Apalagi, Susi berlaar belakang nelayan. Maka seharusnya Susi mengerti keadaan tersebut.

"Jangan Cuma memperkaya pengusaha. Di Karawang ini ada 12 ribu nelayan, 12 pelabuhan perikanan. Kalau Pelabuhan Internasional dibangun, semuanya mati. Kalau lahannya diganggu bagaimana nasib kami. Otomatis masyarakat nelayan nganggur. Kami nelayan, mau dijadikan kuli angkut pelabuhan Jepang?" keluhnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
3 Hari Menghilang, 2...
3 Hari Menghilang, 2 Nelayan di Pesisir Barat Lampung Akhirnya Ditemukan
Dua Nelayan NTT Terdampar...
Dua Nelayan NTT Terdampar di Depan Kantor KBRI Oekusi
Nelayan Pangkep Terdampar...
Nelayan Pangkep Terdampar di Bali Setelah 15 Hari Terombang-ambing di Laut
Dihantam Ombak Besar...
Dihantam Ombak Besar di Perairan Wonggarasi Timur, 5 Nelayan Selamat 1 Hilang
Tiga Hari Hilang saat...
Tiga Hari Hilang saat Melaut, Nelayan Asal Maros Ditemukan Tewas
Nelayan Bintan yang...
Nelayan Bintan yang Hanyut 7 Hari Akhirnya Kembali ke Rumah
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
41 menit yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
1 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
2 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
2 jam yang lalu
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
3 jam yang lalu
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved