Semen Baturaja Bidik Produksi 1,7 Juta Ton

Kamis, 27 November 2014 - 12:32 WIB
Semen Baturaja Bidik...
Semen Baturaja Bidik Produksi 1,7 Juta Ton
A A A
JAKARTA - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menargetkan angka produksi semen sebesar 1,7 juta ton atau meningkat sekitar 30,76% pada tahun 2015 dibandingkan proyeksi produksi semen hingga akhir tahun ini yang hanya mencapai 1,3 juta ton.

Direktur Keuangan Semen Baturaja Ageng Purboyo Angrenggono mengungkapkan, peningkatan angka produksi itu seiring dengan derasnya pembangunan di wilayah Sumatera. Saat ini perseroan memiliki kapasitas produksi terpasang sekitar 2.000.000 ton semen per tahun. ”Demi mendukung pembangunan infrastruktur, Semen Baturaja juga siap menyuntikkan dana belanja modal sekitar Rp900 miliar yang akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi semen dengan menggunakan kas internal,” katanya saat paparan publik di Jakarta kemarin.

Ageng menjelaskan, mengacu pada laporan keuangan pada kuartal/III 2014, perseroan masih memiliki kas dan setara kas sebesar Rp1,87 triliun. Hingga September tahun ini volume penjualanperseroansudahmencapai 853.080 ton dengan harga jual rata-rata sebesar Rp9.575.100 per ton. Selain itu, Semen Baturaja sedang menyiapkan proses pembangunan pabrik Semen Baturaja II senilai Rp2,9 triliun yang ditargetkan dapat berjalan tahun depan.

Direktur Utama Semen Baturaja Pamudji Rahardjo mengatakan bahwa pihaknya juga sedang menyiapkan proses pembangunan pabrik Semen Baturaja II senilai Rp2,9 triliun yang ditargetkan sudah dapat dimulai pada tahun depan. Dia mengemukakan, perseroan sudah menunjuk kontraktor pembangunan untuk proyek itu.

Saat ini Semen Baturaja sudah mengantongi dana sebesar Rp2,3 triliun yang berasal dari dana penawaran umum perdana saham (initial public offering /IPO) dan juga kas internal, sisanya akan didapatkan dari pinjaman perbankan. ”Kita sudah ada penawaran dari beberapa bank BUMN untuk mencukupi pendanaan pembangunan pabrik,” katanya.

Ageng melanjutkan, berkaitan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), hingga September perseroan telah melakukan penyesuaian harga jual sebesar 4% untuk mengikis biaya distribusi. ”Saat ini, perseroan juga sedang melakukan negosiasi dengan distributor untuk menaikkan harga lagi, distributor terkena dampak dari kenaikan BBM sekitar 15%, sekarang kita sedang negosiasi dengan mereka, paling tidak kami maunya harga jual naik hanya 1% lagi,” tambahnya.

Di samping itu, Semen Baturaja akan melakukan aksi korporasi, yaitu diversifikasi untuk terjun ke dalam bisnis precast atau beton pracetak.

Arsy ani s
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
32 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved