Pertamina Tak Ambil Pusing Kerja Sama Sonangol Dianulir DPR
Rabu, 03 Desember 2014 - 13:31 WIB
Pertamina Tak Ambil Pusing Kerja Sama Sonangol Dianulir DPR
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengaku tidak ambil pusing mengenai rencana DPR menganulir kerja sama pihaknya dengan perusahaan asal Angola, Sonangol EP terkait jual beli minyak mentah.
Direktur Pertamina Ahmad Bambang menuturkan, respon DPR tersebut muncul lantaran mereka belum mendengar informasi secara jelas.
"Ya kalau itu nanti kita sudah jelaskan plus minusnya ya keputusan ada di sana," ujar dia di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Rabu (3/12/2014).
Menurutnya, DPR seringkali berkomentar tanpa mengetahui scope masalahnya secara menyeluruh. "Seperti tadi ditanyakan, kenapa kita transaksi dengan Sonangol bulan Januari ternyata harganya sama," tambahnya.
Bambang mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam proses penjajakan joint venture dengan perusahaan tersebut. Kendati belum final, bukan berarti kerja sama tersebut tidak ada gunanya.
"Kalo joint venture ini terpenuhi, kita dapet diskon banyak," tandas Bambang.
Seperti diketahui, kerja sama Pertamina dan Sonangol yang awalnya disebut akan memberi harga lebih rendah 15% dari harga pasar minyak dunia, belakangan tidak terwujud.
Permintaan tersebut dengan tegas ditolak oleh Sonangol, dan harga minyak tersebut masih akan mengacu ke normal market price.
Direktur Pertamina Ahmad Bambang menuturkan, respon DPR tersebut muncul lantaran mereka belum mendengar informasi secara jelas.
"Ya kalau itu nanti kita sudah jelaskan plus minusnya ya keputusan ada di sana," ujar dia di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Rabu (3/12/2014).
Menurutnya, DPR seringkali berkomentar tanpa mengetahui scope masalahnya secara menyeluruh. "Seperti tadi ditanyakan, kenapa kita transaksi dengan Sonangol bulan Januari ternyata harganya sama," tambahnya.
Bambang mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam proses penjajakan joint venture dengan perusahaan tersebut. Kendati belum final, bukan berarti kerja sama tersebut tidak ada gunanya.
"Kalo joint venture ini terpenuhi, kita dapet diskon banyak," tandas Bambang.
Seperti diketahui, kerja sama Pertamina dan Sonangol yang awalnya disebut akan memberi harga lebih rendah 15% dari harga pasar minyak dunia, belakangan tidak terwujud.
Permintaan tersebut dengan tegas ditolak oleh Sonangol, dan harga minyak tersebut masih akan mengacu ke normal market price.
(gpr)
Lihat Juga :